3 Juli 2022

Siswa MAS Dakwah Islamiyah Belajar Pengemasan ke UPTD BKPD NTB

Brand Balai Kemasan Produk Daerah sebagai salah satu unit pengemasan produk UMKM di NTB rupanya cukup populer di kalangan siswa sekolah. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan MAS Dakwah Islamiyah (Yayasan Nurul Hakim – Lombok Barat) ke UPTD Balai Kemasan Produk Daerah Provinsi NTB dan diterima oleh para pejabat struktural dan operator kemasan.

Dalam kunjungan tersebut, disampaikan beragam informasi dan pemahaman terkait kemasan dan pentingnya kemasan bagi produk olahan pangan UMKM NTB. “Selain untuk meningkatkan daya tahan produk, kemasan juga bisa menjadi daya tarik tambahan bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan produk UMKM tersebut”, demikian disampaikan Kepala Seksi Diklat Dan Promosi, Heldy Sardiyanto, ST., M.M.Inov dalam pertemuan tersebut.

Kegiatan belajar yang efektif adalah kegiatan belajar yang dilakukan dengan riang gembira, dan itu tidak mesti didalam kelas. Kedatangan siswa didik MAS Dakwah Islamiyah tersebut jelas menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif, khususnya terkait dengan kemasan produk UMKM. Menjawab segala bentuk pertanyaan yang selama ini terngiang di kepala para siswa, tentang kemasan produk dan segala aspek yang ada didalamnya. Sungguh edukatif.

Namun, tidak lengkap rasanya, jika kunjungan tersebut hanya sekedar menerima penjelasan naratif. Melihat langsung proses kemasan sebuah produk dibuat menggunakan mesin jelas sangat menyenangkan. Para siswa sangat antusias melihat bagaimana desain kemasan dibuat, untuk kemudian diteruskan ke bagian produksi melalui mesin-mesin cetak kemasan. Menyaksikan sendiri bagaimana sebuah kemasan produk dibuat dari awal tentu memberikan kesan tersendiri dibandingkan melihat kemasan produk yang sudah jadi. Apalagi untuk para siswa didik Dakwah Islamiyah Ponpes Nurul Hakim – Lombok Barat.

Menjadi enterpreneur NTB, menjadi tujuan besar yang coba dibangun dalam kunjungan tersebut. Dari melihat proses pembuatan kemasan produk UMKM NTB, bisa jadi para siswa didik tertarik untuk menginisiasi produk olahan dari sumber daya alam NTB yang nantinya akan dikemas di Balai Kemasan. Atau bisa jadi, ada siswa didik yang tertarik menjadi desainer khusus kemasan UMKM NTB, tentu sah-sah saja. Sebuah proses pembelajaran yang baik tentunya akan berujung pada minat dan atensi untuk ikut terlibat dalam proses yang telah dipelajarinya. Dalam konteks ini, tentu minat dan atensi untuk menjadi embrio UMKM NTB.

Terima kasih ya para siswa dan guru MAS Dakwah Islamiyah Ponpes Nurul Hakim – NTB. Atas kunjungannya ke Balai Kemasan Produk Daerah NTB. Semoga ilmu dan pembelajaran yang diberikan dapat bermanfaat untuk semua. Amin. Mari belajar bersama, menuju NTB Gemilang.