21 Mei 2022

Tanpa Pengawet, Kuliner NTB Dalam Kemasan Mampu Bertahan Lama

Ayam Taliwang Beca Bero, Sate Rembiga Goyang Lidah, dan Ayam Rarang Pelecing Maknyuss merupakan hasil pangan olahan yang dikemas dengan kemasan steril komersil. Produk-produk ini bisa tahan lama berbulan-bulan tanpa ditaruh di kulkas maupun tanpa pengawet.

Pada dasarnya makanan cepat rusak disebabkan oleh bakteri dan jamur. Sehingga agar awet makanan harus benar benar steril. Steril di tempat produksinya dan steril produk dalam kemasannya. Alat yang digunakan untuk sterilisasi produk produk tersebut dengan “Autoclave”. Suhu produk dalam kemasan harus dipastikan mencapai suhu 121°C selama minimal 3 menit. Hal ini tidak luput dari pengawasan BBPOM langsung.

Kenapa makanan olahan pangan bisa bertahan dalam waktu lama? Menurut Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN):

1. Bahwa Pada suhu maksimal 120°C dan selama 20 (dua puluh) menit (sesuai dengan aturan Badan POM) makanan yang disterilkan akan mempunyai nilai kecukupan panas minimal 3 (tiga) menit sesuai dengan Perka Badan POM Nomor 24 tahun 2016.

2. Bahwa makanan yang disterilkan harus memenuhi Standart Operasional Prosedure (SOP) pengemasan dan kualitas bahan baku harus terjamin, misalnya sumber pembelian dari mana, ukuran berapa, asal dari mana, dan lainnya.

3. Pengusaha juga harus menjaga proses higienis dan sanitasi alat-alat produksi

Dalam hal ini, beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para IKM/pengusaha untuk memproduksi makanan dalam kemasan yang mampu bertahan lebih dari 6 bulan :

1. Pengurusan NIB perusahaan (kaitannya dengan ijin produksi)

2. Pengurusan ijin edar (analisa air, psb fasilitas oleh BBPOM, uji Fo tiap produk, uji kimia, gizi produk dan cemaran logam)

3. Uji coba peningkatan produksi (kaitannya dengan standar rasa dari 10, 50, 100 kaleng sampai full kapasitas)

4. Penyesuaian SOP tahapan proses

5. Produksi massal

Selama SOP proses pengalengan/pengemasan diikuti, maka makanan akan awet tanpa bahan pengawet. Repost @balai kemasanNTB

#Industrialisasi

#KulinerNTB

#CintaidanBeliProdukNTB

#PertumbuhanIndustri

#IKMnaikKelas

#NTBMandiridanSejahtera

#NTBGemilang

#DariNTBuntukIndonesia

#IKMKerjaKerasIKMNaikKelas