8 Agustus 2022

“Industrialisasi NTB Adalah Industri Berbasis Desa”

Semakin hari semakin nyata bahwa industrialisasi NTB benar2 menjadi konsep pembangunan berbasis tapak. Desa sebagai unit pemerintah terkecil menjadi garda terdepan dalam mendorong penyebarluasan virus industrialisasi NTB sampai ke level terkecil.Sebagai salah satu motor penggerak industrialisasi NTB, peran dan fungsi desa jelas harus optimal. Pola pikir dan visi industrial jelas harus menjadi perhatian utama. Desa yang menjadi garda depan industri NTB harus mampu memetakan potensinya, merancang industri olahannya serta mengoptimalkan seluruh sumbedayanya, sebagai penggerak industrialisasi NTB.Mendukung hal tersebut, Kepala Bidang Sarpras dan Pemberdayaan Industri, Lalu Siswadi Handayani, SE., M.Pd dan Sekretaris Disperin NTB, Dra. Sri Irianti, menghadiri Diskusi Terbatas dengan tema Membangun Sumbawa Gemilang Dari Desa. Kegiatan yang diinisiasi oleh Harian Suara NTB ini dihadiri juga oleh beberapa stakeholders lingkup Pemprov NTB, NGO Kompak dan beberapa organisasi lintas desa di Pulau Sumbawa.Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa desa di Pulau Sumbawa harus lebih dioptimalkan dalam sektor industri ke depan. Khususnya dalam keterlibatan menyambut event Moto GP Mandalika 2022. Bahwa Pulau Sumbawa masih menjadi bagian tak terpisahkan dari NTB, yang notabene wajib untuk sama2 didorong potensinya khususnya di sektor industri kerakyatan. Mari berdiskusi, membangun ide2 terbaik dari desa. Di seluruh NTB tentu saja. Di sektor industri berbasis potensi desa. Jika desa2 tumbuh, maka akar industrialisasi NTB jelas akan kokoh dan berdaya guna.Mari kembali ke desa. Mendorong iklim Industrialisasi NTB, menuju NTB Gemilang.

https://www.facebook.com/disperinntb