1 Juli 2022

KONSULTASI PUBLIK II KETENTUAN PEMANFAATAN RUANG DAN PERATURAN ZONASI DALAM RANGKA PENYUSUNAN RENCANA DETAIL TATA RUANG (RDTR) WILAYAH PERENCANAAN (WP) GILI TRAMENA

(Rabu, 10 November 2021) Kepala bidang Kerjasama, pengawasan dan promosi, investasi industri (Dra Ely Suryani, M.Pd) menghadiri kegiatan konsultasi publik II Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Kawasan Pariwisata Gili Tramena yang bertempat Hotel Mina Tanjung, Kab. Lombok Utara. Selain itu kedatangan Dra Ely Suryani, M.Pd bertujuan untuk mewakili Dinas Perindustrian Provinsi NTB dalam penandatanganan berita acara kesepakatan terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Kawasan Pariwisata Gili Tramena. Adapun hal – hal yang disepakati dalam Konsultasi Publik ini adalah sebagai berikut : 1. Muatan Rencana Struktur Ruanga. Muatan Rencana Pengembangan Pusat Pelayanan yang terdiri atas : • Pusat Pelayanan Kota (PPK) di Desa Pemenang Timur;• Sub Pusat Pelayanan Kota (SPPK) di Desa Gili Indah dan Desa Sigar Penjalin; • Pusat Lingkungan (PL) di Desa Pemenang Barat, Desa Malaka, dan Desa Medana.b. Muatan Rencana Jaringan Transpotasi yang terdiri atas : • Rencana Jaringan Transportasi Darat; dan • Rencana Jaringan Transportasi Laut. c. Muatan Rencana Jaringan Prasarana yang terdiri atas : • Rencana jaringan prasarana energi listrik; • Rencana jaringan prasarana sumber daya air;• Rencana jaringan prasarana air minum; • Rencana jaringan prasarana air limbah;• Rencana jaringan prasarana persampahan; • Rencana jaringan prasarana drainase; dan • Rencana jaringan prasarana lainnya. 2. Muatan Rencana Pola Ruang yang terdiri atas : a. Zona Perlindungan Setempat b. Zona RTH c. Zona Ekosistem Mangrove d. Zona Perumahan e. Zona Perdagangan dan Jasa f. Zona Pariwisata g. Zona Perkantoran h. Zona Sarana Pelayanan Umumi. Zona Pertanian j. Zona Pembangkit Tenaga Listrik k. Zona Pengelolaan Persampahan l. Zona Transportasi 3. Muatan Ketentuan Pemanfaatan Ruang yang dibagi menjadi :a. PJM I (2022-2027) b. PJM II (2027 – 2032) c. PJM III (2032 – 2037) d. PJM IV (2037-2042) 4. Muatan Peraturan Zonasi RDTR WP Gili Tramena terdiri atas :a. Ketentuan Kegiatan dan Penggunaan Lahan; b. Ketentuan Intensitas Pemanfaatan Ruang yang terdiri dari Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dan Koefisien Dasar Hijau (KDH); c. Ketentuan Tata Bangunan yang disepakati adalah Garis Sempadan Bangunan (GSB) terhadap jalan, bangunan samping, dan bangunan belakang; ketinggian bangunan; d. Ketentuan Prasarana dan Sarana Minimal pada masing-masing zona; e. Ketentuan khusus yang berada pada zona perlindungan setempat. 5. Muatan Strategis Gili Tramena meliputi : a. Terdapat kebijakan strategis nasional yang berkaitan dengan Wilayah Perencanaan (WP) Gili Tramena; b. Tidak terdapat kawasan hutan dalam WP Gili Tramena; c. WP Gili Tramena tidak berbatasan langsung dengan kabupaten sekitar; d. Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tergambar pada rencana pola ruang sebanyak 18%, upaya pemenuhan 20% dilakukan melalui penyediaan RTH Private melalui pembatasan KDB; e. Belum terdapat LP2B di WP Gili Tramena;f. Garis Pantai pada WP Gili Tramena mengikuti batas yang ditetapkan RDTR.g. Upaya Mitigasi Bencana pada WP Gili Tramena dilakukan melalui penyediaan jalur evakuasi, tempat evakuasi sementara dan tempat evakuasi akhir.6. Penyepakatan Berita Acara mengenai ketentuan kavling minimum akan dilakukan kemudian setelah dilakukan pertemuan dalam rangka pembahasan ketentuan kavling minimum di Wilayah Perencanaan Gili Tramena; 7. Tim penyusun akan menyempurnakan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Gili Tramena berdasarkan masukan dan saran, baik yang disampaikan pada saat Konsultasi Publik maupun masukan tertulis.

https://www.facebook.com/disperinntb