Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka mematangkan persiapan kegiatan Indonesia Ekonomi Syariah Forum & Expo 2025 yang akan diselenggarakan pada 23–26 Oktober 2025 di Islamic Centre Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan nasional ini menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem ekonomi dan industri syariah di daerah.
Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB dan dihadiri oleh pihak penyelenggara Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum & Expo 2025, perwakilan Kementerian Agama NTB, serta berbagai instansi pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku industri. Pembahasan rapat mencakup pembagian tugas dan fungsi masing-masing instansi dalam mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Dinas Perindustrian Provinsi NTB dalam kesempatan ini menyampaikan kesiapan sektor industri untuk berpartisipasi dalam pameran Indonesia Ekonomi Syariah Forum & Expo 2025. Peran Dinas Perindustrian berfokus pada penguatan sektor industri halal daerah, pembinaan pelaku Industri Kecil Menengah berbasis syariah, serta mendorong kolaborasi lintas sektor agar produk industri lokal mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Pihak penyelenggara IES Forum & Expo 2025 juga menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjadikan Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Tujuan ini diwujudkan melalui penguatan industri halal, peningkatan kontribusi sektor syariah terhadap perekonomian nasional, mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah, pemanfaatan digitalisasi, serta optimalisasi pengelolaan dana sosial syariah untuk kesejahteraan masyarakat NTB.
Melalui kegiatan Indonesia Ekonomi Syariah Forum & Expo 2025, diharapkan sinergi antarinstansi pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan pihak penyelenggara semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi ekonomi syariah. Upaya ini menjadi bagian dari visi bersama menuju NTB yang makmur, berdaya saing, dan mendunia.
