Jakarta, 23 September 2025 – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Nuryanti, SE., ME., didampingi Plt. Kabid Pengembangan Sumber Daya Industri (PSDI) Lalu Efendi Hidayat, M.M dan Fungsional Penyuluh Perindag Ahli Madya Rahmat Reza Hamidy, ST, melakukan koordinasi dengan Direktorat Perwilayahan Industri, Ditjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Kementerian Perindustrian RI.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan Kawasan Industri Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian NTB, kehadiran smelter di Sumbawa Barat menjadi momentum strategis bagi NTB untuk tumbuh sebagai kawasan industri berbasis mineral. “Smelter tidak hanya memberikan nilai tambah pada hasil tambang, tetapi juga membuka peluang besar lahirnya industri turunan yang dapat memperkuat struktur industri daerah serta mendukung agenda hilirisasi nasional,” ungkap Nuryanti.
Lebih lanjut, Hj Nuryanti menyampaikan bahwa dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar pengembangan kawasan industri di KSB dapat berjalan optimal. Dengan adanya kawasan ini, diharapkan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan daya saing industri, serta kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Koordinasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah pusat untuk memastikan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Sumbawa Barat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *