Berlangsung dengan penuh semangat, Seminar Literasi dan Inklusi untuk UMKM Naik Kelas yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia menjadi ruang inspiratif bagi para pelaku usaha. Mewakili Kepala Dinas Perindustrian NTB, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan industri Dr. Aryanti Dwiyani, M.Pd hadir pada acara tersebut yang bertempat di Ballroom Lt.6 Bank NTB Syariah, Senin 25 Agustus 2025.

Acara ini menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten yakni dari Kemenhum terkait Urgensi Registrasi Merk yg disampaikan langsung oleh Kakanwil Kemnhum diperkuat oleh OJK NTB untuk aware akan bahaya Pinjol, serta dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK NTB, Bunda Sinta M. Iqbal, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan pelaku UMKM agar mampu memahami pentingnya literasi keuangan, akses permodalan, serta inklusi digital yang kini menjadi kunci keberhasilan usaha. Dengan peningkatan pengetahuan tersebut, diharapkan UMKM di NTB dapat naik kelas, lebih mandiri, serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik lokal, nasional, maupun global.

Dalam sambutannya, Bunda Sinta M. Iqbal memberikan apresiasi atas inisiatif Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia yang terus konsisten mendorong UMKM agar lebih berkembang. Beliau menekankan bahwa peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga harus terus diberdayakan melalui edukasi, kolaborasi, serta dukungan berbagai pihak, sehingga UMKM mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Melalui seminar ini, terjalin sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas pengusaha muslimah untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang lebih sehat dan berdaya saing. Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan UMKM NTB tidak hanya bertahan, tetapi juga melaju lebih jauh untuk menjadi bagian penting dalam perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *