Lombok Timur – Kegiatan bimtek Industri Turunan Tanaman Tembakau memasuki hari kedua dengan semangat peserta yang terus meningkat. Hari ini, peserta mendapat materi utama seperti pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya serius Disperin NTB dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku industri kecil dan menengah agar lebih inovatif, adaptif, dan kompetitif di pasar, 5/8/25.
Pembuatan asap cair dari batang tembakau menjadi salah satu bentuk inovasi pengolahan limbah pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Produk asap cair ini dapat digunakan sebagai pengawet alami untuk produk kerajinan dan furnitur, insektisida nabati untuk pertanian, hingga pengawet bahan makanan. Pelatihan dipandu langsung oleh tim instruktur dari kampus LIT Lombok Timur dengan metode teori dan praktik yang aplikatif.
Sebanyak 30 peserta dari Kecamatan Suela dan sekitarnya mengikuti rangkaian pelatihan dengan penuh antusias. Harapannya, setelah mengikuti bimtek ini, para peserta mampu mengembangkan usaha berbasis tembakau yang tidak hanya mengandalkan musim tanam, tetapi juga memiliki produk olahan yang dapat dipasarkan sepanjang tahun.
