Setelah berlangsung selama tiga hari, Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengolahan Produk Tembakau Menjadi Rokok resmi ditutup pada Rabu, 18 Juni 2025. Penutupan dilakukan oleh Kepala Bidang Kerja Sama, Pengawasan, Investasi, dan Promosi Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arifin, S.H., M.H.

Pelatihan yang dilaksanakan di Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) Paok Motong, Lombok Timur ini diikuti oleh 30 peserta terpilih. Selama pelatihan, peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik langsung dalam proses pelintingan rokok. Hasilnya, setiap peserta mampu memproduksi rata-rata 200 batang rokok, sebuah pencapaian awal yang mendapat apresiasi tinggi dari penyelenggara.

Instruktur pelatihan, Gaguk Santoso, menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kemampuan mereka.

“Disiplin dan fokus adalah kunci utama untuk menghasilkan pelintingan rokok yang rapi dan sesuai standar,” ujarnya saat sesi evaluasi akhir pelatihan.

Dalam sambutannya saat penutupan, Arifin, S.H., M.H. berharap agar pelatihan ini menjadi awal dari perubahan positif bagi para peserta.

“Kami harap para peserta terus konsisten mengembangkan diri. Melalui keterampilan ini, semoga mereka bisa memperbaiki taraf hidup dan kondisi ekonomi keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Lebih membanggakan lagi, seluruh peserta pelatihan direncanakan akan langsung direkrut menjadi tenaga kerja di SIHT Paok Motong, sebagai bagian dari upaya Dinas Perindustrian NTB dalam mendorong serapan tenaga kerja lokal melalui sektor industri olahan tembakau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *