7 Desember 2021

Klinik Industri: Pentingnya Sertifikasi Halal bagi Produk IKM

Dalam rangka mendampingi dan memfasilitasi pelaku industri, Dinas Perindustrian Provinsi melalui Klinik Industri, berupaya menjembatani kebutuhan-kebutuhan pelaku industri (IKM), salah satunya masalah perijinan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 September 2021 di Balai Kriya NTB. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan tentang aplikasi SIMANIS (Sistem Informasi Manajemen Industri) yang langsung dibimbing pengisiannya oleh tim PPID Disperin Prov. NTB. Selain itu, bimbingan tentang Sertifikasi Jaminan Halal (SJH) juga disampaikan langsung oleh Kemala Pebrihardini selaku auditor nasional Sertifikasi SJH. Ada enam IKM yang hadir dalam Klinik Industri tersebut yang semuanya merupakan olahan pangan. Dalam prosesnya, IKM olahan pangan merupakan salah satu sektor yang sangat membutuhkan sertifikasi halal. Oleh karenanya, pengetahuan tentang proses mendapatkan sertifikasi halal mutlak dibutuhkan. LPPOM MUI selaku lembaga yang memberikan sertifikasi kehalalan produk IKM juga turut hadir memberikan pencerahan. Informasi lebih lengkap tentang halal bisa dicari di laman www.halal.go.id. Salah satu persyaratan pelaku industri untuk mendapatkan sertifikat halal adalah memiliki akun email dan PIRT (Perusahaan Industri Rumah Tangga) yang diurus di Dinas Kesehatan masing-masing Kabupaten/Kota. Kehalalan sebuah produk mutlak dibutuhkan. Untuk menambah daya saing sekaligus memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa sebuah produk layak untuk dikonsumsi. Jadi, jangan lupa urus sertifikat kehalalan produknya ya Sobat Industri. #NTBLawanCorona#Industrialisasi#CintaidanBeliProdukNTB#PertumbuhanIndustri#IKMnaikKelas#NTBMandiridanSejahtera#NTBGemilang#DariNTBuntukIndonesia#IKMKerjaKerasIKMNaikKelas