25 Oktober 2021

Kolaborasi Manfaatkan Limbah B3 Jadi Bahan Baku Industri Konstruksi, Bahan Bangunan, dan Kimia

Mewakili Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Kepala Seksi Pemberdayaan Industri Kecil Menengah, Irfana Amir, ST menghadiri undangan rapat yang bertempat di Dinas LHK Provinsi NTB bersama dengan perwakilan PT. PLN Persero yang dihadiri oleh beberapa OPD dan lembaga terkait, Selasa, 21 September 2021.

Rapat ini membahas Pemanfaatan FABA PLTU PLN UIW NTB untuk mendukung program NTB Gemilang, bahwa berdasarkan lampiran XIV Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diketahui bahwa FABA (Fly Ash Bottom Ash) berasal proses pembakaran batubara saat ini termasuk dalam kategori limbah Non B3. Dalam lampiran tersebut juga disebutkan bahwa setiap orang atau perusahaan yg menghasilkan limbah Non B3 atau pihak lain dapat melakukan pemanfaatan limbah non B3. Terkait dengan potensi pemanfataan FABA saat ini, PLTU Jeranjang dan PLTU Sumbawa Barat menghasilkan limbah FABA sebesar 31.421 ton per tahun. Limbah FABA dapat dijadikan sebagai bahan baku dan bahan pendukung untuk industri konstruksi, bahan bangunan dan kimia maka ini merupakan peluang baru untuk efisiensi serta peningkatan produktivitas suatu usaha industri.

Hasil rapat dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. FABA dapat dijadikan sumber bahan baku untuk mendukung program pembangunan infastruktur di Provinsi NTB,

2. Pemanfaatan FABA dapat mengurangi sumberdaya alam yang masih tersedia di alam dan menggantikannya dengan FABA sebagai substitusi dan atau bahan baku sehingga dapat menurunkan biaya,

3. Meningkatkan riset, inovasi dan teknologi pemanfaatan FABA sebagi bahan maupun produk pemanfataan,

4. Mendorong pemanfaatan FABA dan menumbuhkan sirkulasi ekonomi melalui pemanfataan FABA oleh IKM/UKM maupun masyarakat dengan menggunakan teknologi yang ada.