Mataram, 5 Maret 2025 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Serah Terima Jabatan Gubernur NTB periode 2025-2030. Acara yang berlangsung di ruang paripurna DPRD NTB ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME. Serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam pidato perdananya, Gubernur NTB, Miq Iqbal, menegaskan komitmennya untuk membawa NTB menuju masa depan yang lebih makmur dan mendunia. Salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah hilirisasi, yang bukan lagi sekadar opsi, melainkan sebuah keharusan demi kesejahteraan masyarakat NTB.

“Kekayaan dan hasil alam yang dimiliki NTB harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Miq Iqbal juga menekankan pentingnya pengentasan kemiskinan ekstrem serta penguatan NTB sebagai destinasi wisata dunia. Ia menyoroti perlunya reformasi birokrasi guna menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kita mulai dari mesin birokrasi yang baik, dengan perbaikan standarisasi layanan publik serta peningkatan sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.

Sejumlah program prioritas lainnya yang akan dijalankan antara lain program makanan bergizi gratis, hilirisasi pendidikan, serta mempererat kemitraan dan kerja sama dengan berbagai pihak demi pembangunan NTB yang lebih maju.

“Kami diikat dengan tujuan yang sama untuk NTB yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus berikhtiar demi kemajuan daerah ini dan berharap masyarakat NTB dapat memberikan nasihat serta saran agar pembangunan berjalan sesuai harapan bersama,” tutupnya.

Dengan visi yang jelas dan langkah konkret, kepemimpinan Miq Iqbal dan Umi dinda diharapkan mampu membawa NTB ke arah yang lebih makmur dan mendunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *