25 Oktober 2021

“Bimtek Layanan Purna Jual, Strategi Meningkatkan Daya Saing IKM Permesinan NTB”

Bicara mesin, pasti bicara mengenai umur ekonomis masa pakai. Dan menjaga agar umur ekonomis masa pakai semakin optimal, strateginya adalah menghadirkan layanan purna jual. Konsep ini secara administratif adalah salah satu prasyarat agar mesin2 produksi IKM permesinan di NTB dapat masuk ke dalam electronik catalogue. Maka dari itu, menghadirkan layanan purna jual untuk produsen mesin2 di NTB jelas adalah sebuah strategi yang tepat. Memberikan layanan purna jual kepada pengguna mesin2 buatan NTB menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya saing. Korelasi hal tersebut jelas adanya. Layanan purna jual jelas akan mengoptimalkan umur pakai mesin yang digunakan konsumen. Dari sisi produsen, IKM permesinan NTB, layanan purna jual menuntut kompetensi SDM yang tinggi dan berkesinambungan. Apabila konsep ini bisa diterapkan dalam skala masif di NTB, maka hal ini jelas akan menjadi lapangan kerja baru. Hal ini disampaikan oleh Kepala Disperin NTB, Nuryanti, SE., ME dalam pembukaan Bimtek Purna Jual IKM Permesinan NTB, yang diikuti oleh 20 IKM permesinan NTB, berlangsung di STIPark Banyumulek, 06 – 08 Agustus 2021.Kesempatan untuk terus berkompetisi jelas dibuka lebar melalui kegiatan ini. Kompetisi antara IKM yang memproduksi mesin di NTB yang memberikan layanan purna jual terbaik di bidangnya. Kompetisi yang sehat yang akan melahirkan produsen mesin yang semakin mumpuni ke depan. Selamat berkompetisi para peserta Bimtek Layanan Purna Jual IKM Permesinan NTB. Kompetisi yang sehat justru tidak akan saling menghancurkan, namun malah akan saling menguatkan. Khususnya untuk tumbuh kembangnya industri permesinan di Provinsi NTB.Ayo berkompetisi secara sehat, menuju NTB Gemilang.#NTBLawanCorona#Industrialisasi#CintaidanBeliProdukNTB#PertumbuhanIndustri#IKMnaikKelas#NTBMandiridanSejahtera#NTBGemilang#DariNTBuntukIndonesia#IKMKerjaKerasIKMNaikKelas