Mataram – Inovasi ramah lingkungan terus didorong di Nusa Tenggara Barat. Dalam kolaborasi antara Kemenperindan Dinas Perindustrian NTB, dilaksanakan Bimbingan Teknis Produksi dan Kewirausahaan untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) paving block berbasis limbah batu bara Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), bertempat di Ruang Terbuka Publik (RTP) Taman Harum Lingkungan Pengempel Indah, Kelurahan Bertais, Mataram
Kegiatan ini diikuti oleh 20 pelaku IKM paving block di Mataram. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis peserta dalam memanfaatkan limbah FABA sebagai bahan baku alternatif serta memberikan wawasan kewirausahaan yang mendukung keberlanjutan usaha.
Hj. Nuryanti, SE., ME, Kepala Dinas Perindustrian NTB, yang membuka acara, menekankan pentingnya inovasi berbasis lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di NTB. “Pemanfaatan limbah FABA dalam produksi paving block adalah langkah konkret untuk menciptakan produk ramah lingkungan sekaligus memperkuat daya saing IKM kita,” ujar Hj. Nuryanti. Dalam sesi materinya, ia juga mendorong peserta untuk meningkatkan branding dan memperluas akses pasar guna memastikan produk mereka dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Nina Nurmayanti, S.TP., MM, fungsional pembina industri dari Direktorat IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kemenperin, memberikan pelatihan teknis mengenai pengolahan dan produksi paving block berbasis FABA. Ia menjelaskan bahwa FABA merupakan limbah industri yang dapat diolah menjadi bahan baku ekonomis dengan kualitas tinggi.
“FABA tidak hanya membantu mengurangi limbah industri, tetapi juga menjadi solusi inovatif untuk bahan baku konstruksi. Dengan pengelolaan yang tepat, paving block berbasis FABA mampu bersaing secara kualitas dengan produk konvensional,” jelas Buk Nina.
Kolaborasi antara Kemenperin dan Disperin NTB ini juga memperlihatkan komitmen untuk mengembangkan sektor IKM di daerah. Selain pelatihan teknis, para peserta diajak berdiskusi langsung dengan para ahli dan diberikan wawasan tentang strategi pengembangan usaha.
