7 Desember 2021

“Kunker FIP Ke Desa Bentek, Potensi Industri Berbasis Desa”

NTB adalah wilayah dengan basis komoditas. Sektor industri pun jelas harus mengikuti patrion tersebut. Kunjungan tim Disperin NTB, yang diwakili oleh Kasi Pengawasan Dan Pengendalian, Bahrul Helmi, SH ke Desa Bentek, KLU bersama Tim Konsultatif FIP II memberikan wawasan baru mengenai industri berbasis desa.

Desa Bentek merupakan salah satu desa dengan potensi sumberdaya unggulan di NTB. Potensi olahan kopi dan ikerajinan bambu nenjadi salah satu sektor industri yang sedang tumbuh dan diinisiasi oleh KTH Tunas Lestari.

Keberadaan sektor industrj kecil berbasis komoditas ini jelas menunjukkan bahwa sektor industri memang harus tumbuh dari desa. Fasilitasi legalitas usaha dan legalitas produk harus dijabarkan sampai ke tingkat tapak. Bersama seluruh pihak terkait tentu saja. Sektor hulu mengurus bahan baku, industri mengawal alar dan mesin terapan olahan komoditas. Agar nilai tambah tersebut dapat terus tumbuh. Dari desa.

Industrialisasi NTB bukanlah membuat pabrik besar, tapi lebih kepada bagaimana agar komoditas kita dapat meningkat nilai tambahnya. Jargon tersebut sering disampaikan oleh Bang Zul, Gubernur NTB. Dan hal tersebut tentunya selaras dengan konsep industri yang harus tumbuh dan berawal dari desa. Sekali lagi, bersama seluruh pihak, sesuai tugas dan fungsinya. 😊

Kunjungan tim Disperin kali ini memberikan banyak cerita. Bahwa sektor industri NTB itu ya memang harus berangkat dari desa. Karena potensi komoditasnya memang ada didesa. Diolah disana, berdampak disana. Lambat laun, dalam skala yang masif, tentunya akan memberikan dampak untuk semua.

Mari, sama sama turun ke desa. Membangun dari desa, menuju NTB Gemilang.

https://www.facebook.com/disperinntb
https://www.instagram.com/p/CSIEOBCh8-A/