20 September 2021

Standardisasi Produk IKM Menuju Kawasan Industri Halal,

Provinsi NTB merupakan salah satu wilayah dengan basis agraris. Kultur agraris dengan potensi komoditas beragam menghasilkan diversifikasi produk yang beragam pula. Pengembangan sektor industri dalam skala kecil dan menengah terus didorong sesuai dengan standar ketentuan yang berlaku.

Mendorong sektor industri agar terus tumbuh adalah kewajiban OPD, khususnya OPD Disperin NTB. Namun, mendorong pertumbuhan industri tersebut tentunya perlu diiringi dengan ketentuan terkait higienitas dan standardisasi produk yang terjamin bagi konsumen. Sertifikasi Halal untuk Industri NTB merupakan salah satu isu penting yang juga harus diperhatikan dalam perkembangannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Disperin NTB, yang diwakili Bidang Kerjasama, Promosi, dan Pengawasan Industri, Dra. Hj. Ely Suryani, M.Pd bersama jajaran melakukan koordinasi mengenai standar sebuah proses olahan pangan agar memenuhi syarat lulus uji POM.

Standar kualitas ini menjadi hal penting bagi produk IKM NTB, untuk meningkatkan daya saing. Wabil khusus, dalam waktu dekat, akan dibangun Kawasan Industri Halal NTB di wilayah KEK Mandalika. Sehingga standarisasi proses olahan akan sangat menentukan desain kawasan secara komprehensif. Sebuah kawasan industri Halal tentunya tidak hanya akan berupa kawasan yang menghasilkan produk barang atau jasa dari IKM, namun lebih jauh, mampu menghasilkan produk yang terjamin dari segi higienitas, halal, dan aspek kesehatan publik lainnya

Notulensi diskusi ini tentunya akan menjadi masukan berharga bagi Disperin NTB dalam membangun Kawasan Industri Halal NTB. Bahan baku yang kontinyu, proses olahan yang berbasis teknologi, dan standar higienitas yang terukur menjadi aspek penting yang harus masuk dalam rancangan makro kawasan tersebut. Sebuah mimpi besar, yang akan kita wujudkan bersama, menuju NTB Gemilang.

https://www.facebook.com/disperinntb/photos/pcb.378387043701151/378386967034492
https://www.instagram.com/p/CR28TWhIjOA/