Mataram, 25 Oktober 2024 – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME, menerima kunjungan audiensi dari organisasi kepemudaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) NTB di ruang rapat Kadis pada Jumat pagi. Dalam pertemuan tersebut, Nuryanti menyambut hangat kedatangan para mahasiswa, menunjukkan komitmennya untuk menggaet generasi muda dalam pengembangan industri di NTB.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan topik utama seputar pengembangan industri bagi anak muda, khususnya mahasiswa. Nuryanti mengungkapkan pentingnya peran aktif pemuda dalam industri yang terus berkembang, serta menekankan perlunya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. “Kami melihat potensi besar di kalangan pemuda, terutama mahasiswa, untuk terlibat lebih jauh dalam dunia industri. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menciptakan SDM yang siap bersaing, terutama di era digital dan industri 4.0,” ujar Nuryanti.

Mahasiswa HMI yang hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan maksud dan tujuan mereka, yaitu untuk mendiskusikan berbagai isu krusial seperti legalitas usaha, proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan lainnya. Nuryanti merespons dengan antusias, menjelaskan pentingnya pemahaman dasar tentang regulasi industri bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia usaha.

Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah identifikasi keterampilan yang dimiliki oleh para anggota HMI. Nuryanti bersama timnya berencana memetakan bakat dan minat para mahasiswa untuk menyiapkan kelas-kelas khusus yang dapat meningkatkan kemampuan mereka. “Kita akan sesuaikan kelas-kelas pelatihan dengan skill teman-teman HMI. Dengan data yang ada, kita bisa mencocokkan bakat mereka dengan agenda besar ITE Begawe Fest mendatang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Dinas Perindustrian NTB juga merencanakan sharing session yang akan digelar Jumat mendatang, melibatkan berbagai organisasi kepemudaan (OKP) lainnya, seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan lembaga pemuda lainnya. “Kami ingin mengajak seluruh OKP di NTB untuk terlibat, tidak hanya HMI. Sharing session ini akan menjadi wadah bagi semua organisasi kepemudaan seperti KAMMI, PMII, dan lainnya untuk bertukar pikiran, berkolaborasi, serta menciptakan ide-ide baru dalam pengembangan industri daerah,” jelas Nuryanti.

Melalui langkah ini, Dinas Perindustrian NTB berharap dapat menciptakan ruang bagi pemuda NTB untuk terlibat langsung dalam dunia industri, sekaligus menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *