26 Januari 2022

Bersama Aktivis Peremuan, Bu Kadis Yanti Fasilitasi Permesinan untuk IKM Sapulidi

Bersama Aktivis Peremuan, Bu Kadis Yanti Fasilitasi Permesinan untuk IKM Sapulidi

Lidi. Siapa yang tidak kenal lidi. Sapu lidi lebih tepatnya. Alat yang identik dengan kebersihan ini ternyata menyimpan banyak story menarik Sobat semua. Baru-baru ini IKM yang memproduksi sapu lidi di wilayah Pohgading – Lotim dikunjungi oleh Bunda Kadis Yanti lho. Atas inisiasi dari kawan-kawan aktifis perempuan yang tergabung dalam Yayasan Lembaga Aksi Rakyat Untuk Demokrasi (LARD).

Aktifitas membuat sapu lidi ini telah dimulai sejak tahun 2019 atas inisiasi Bunda Syahrini. Inspirasinya melalui kanal Youtube dan kadang-kadang sesuai dengan keinginan pemesan (made by order). Namun karena usaha sapu lidi ini masih menjadi usaha keluarga, maka Bunda Syahrini mengajukan permohonan bantuan peralatan untuk meningkatkan skala produksi yang disertai dengan bimtek pelatihan sapu lidi dan olahan kelapa lainnya agar keterampilan ini dapat juga dilakukan oleh masyarakat lain di wilayah tersebut.

Selain mengunjungi IKM sapu lidi, IKM lain yang mendapat kunjungan kerja tersebut adalah IKM olahan sabut kelapa di Desa Benyer, Kec. Apitaik – Lotim. Salah satu jenis olahan kelapa ini menjadi salah satu industri yang dominan di wilayah tersebut, demikian menurut Kepala Desa Pohgading Timur yang menjadi salah satu rombongan kunjungan tersebut. Keseriusan kelompok di Desa Benyer dalam melakukan wirausaha olahan sabut kelapa dibutktikan dengan penjualan di pasar online dengan label “Benyercraft” dan telah dipasarkan sampai ke Flores – NTT, dalam bentuk cocofiber, sapu, pot, alas kaki dan beragam produk inovatif lainnya.

Stimulus peralatan dan permesinan menjadi salah satu faktor kunci dalam pengembangan IKM NTB. Namun, rencana bisnis terkait dengan akses pasar dan perbaikan manajerial kelompok pun tentunya harus tetap menjadi perhatian. Stimulus apapun tidak akan memberikan dampak yang optimal jika tidak dibarengi dengan penguatan kapasitas kelompok penerima. Perbaikan semua itu tentu butuh sebuah proses dan kerja sama dengan seluruh pihak. Sebuah pekerjaan besar memang, namun dengan semangat dan niat baik, pasti akan bisa terlaksana, menuju NTB Gemilang.

https://www.facebook.com/100513331488525/posts/362731575266698/
https://www.instagram.com/p/CQ3KxKDhe00/?utm_medium=copy_link