Mataram – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan MotoGP 2024 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, NTB, telah diadakan rapat koordinasi pada Kamis, 29 Agustus 2024, di Aula Bank NTB Syariah. Rapat tersebut dipimpin oleh Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., M.M.
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Danrem NTB, Kapolda NTB, kepala OPD lingkup Provinsi, serta bupati dan walikota se-Pulau Lombok. Selain itu, perwakilan dari ITDC, MGPA, serta berbagai lembaga pemerintah dan mitra seperti BPPD, Bank NTB, PHRI, dan media juga turut hadir. Dari Dinas Perindustrian NTB, Pak Arifin, SH, MH, turut berpartisipasi dalam rapat ini.
Beberapa topik utama yang dibahas dalam rapat tersebut meliputi jadwal pelaksanaan acara, pengelolaan acara utama (main event) dan acara pendukung (side event), manajemen lalu lintas, manajemen medis, serta pengamanan selama acara berlangsung. Selain itu, pembahasan juga mencakup pengelolaan sampah (trash management) dan penyelenggaraan bazar UMKM sebagai bagian dari rangkaian acara MotoGP 2024.
Dalam arahannya, Pj Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, menekankan pentingnya kepastian harga tiket pesawat, hotel, dan tiket MotoGP agar tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga daya tarik wisatawan dan memastikan bahwa acara ini tetap terjangkau bagi masyarakat luas. Beliau juga menginstruksikan agar dilakukan koordinasi yang lebih intens di setiap bidang kegiatan yang belum sepenuhnya siap, dengan melibatkan ITDC, MGPA, Dinas Pariwisata, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada kegiatan bazar dan pasar UMKM serta IKM yang sempat disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB. Bazar ini diharapkan menjadi bagian integral dari rangkaian acara, memberikan ruang bagi produk-produk lokal untuk bersinar di panggung internasional.
Selanjutnya, akan dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak MGPA dan ITDC untuk memastikan kelancaran seluruh aspek persiapan MotoGP 2024 di NTB. Persiapan yang matang diharapkan dapat menjamin suksesnya pelaksanaan acara internasional ini dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
