21 Mei 2022

Bagi masyarakat Lombok, terasi adalah salah satu kunci kelezatan makanan. Tanpa terasi, seolah ada yg kurang pada masakan. Maka pada setiap rumah-rumah di Lombok pasti akan ditemui sebuah wadah yang berisi terasi.

Potensi itulah yang dimanfaatkan oleh Ibu Suwarni, owner IKM Terasi Putri Nyale yang beralamat di Dusun Jor, Desa Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Mengolah Sumber Daya Alam laut yang melimpah di NTB, yang kemudian ia jadikan komoditas yg sangat dibutuhkan oleh para ibu rumah tangga, yaitu terasi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Selasa, 22 Juni 2020, Kepala Seksi Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Retno Bintorowati S. Pd, fungsional Disperindag, Tris Setya Arianti, S. IP dan tim melakukan kunjungan sekaligus monitoring dan sharing.

Meskipun usahanya sudah berlangsung 20 tahun, diakuinya bahwa proses pencetakan dan pengemasan terasi ini masih sangat manual. Untuk pencetakan masih sangat konvensional, sementara order terasinya terus meningkat setiap bulannya.

Mendorong pengembangan IKM terasi sebagai salah satu kuliner unggulan lokal tentunya harus menjadi perhatian seluruh stakeholders. Order yang terus kontinyu menunjukkan market share terasi sangat baik untuk diberikan stimulus pernesinan untuk mendorong kuantitas olahannya. Tentunya stimulus harus menjadi kunci menjawab semua persoalan tersebut. Persaingan dengan kompetitor dari luar NTB tentunya dapat diminimalisir jika stock produksi meningkat dengan adanya stimulus permesinan olahan terasi.

Bicara terasi adalah soal cita rasa. Cita rasa lokal NTB tentu saja, jangan sampai cita rasa ini hilang dari tanah NTB karena kalah bersaing dengan produk sejenis dari luar NTB. Karena soal cita rasa, memang tiada duanya. Mari kita bangun opsinya bersama. Menuju NTB Gemilang.

#NTBLawanCorona
#Industrialisasi
#CintaidanBeliProdukNTB
#PertumbuhanIndustri
#IKMnaikKelas
#NTBMandiridanSejahtera
#NTBGemilang
#DariNTBuntukIndonesia
#IKMKerjaKerasIKMNaikKelas