20 September 2021

Kunjungi Kemenperin, Tim Disperin NTB Lakukan Koordinasi terkait Kawasan Industri Smelter, Kawasan Industri Halal, dan Kawasan Industri Hasil Tembakau

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME., didampingi Kepala Bidang Kerjasama, Pengawasan dan Promosi Investasi Industri, Dra. Ely Suryani, M. Pd dan tim melakukan Koordinasi dengan Direktur Perwilayahan Industri Kementrian Perindustrian di Jakarta pada hari Kamis, 17 Juni 2021. Dalam pertemuan kali ini membahas tentang perkembangan dan percepatan Kawasan Industri Smelter, Kawasan Industri Halal, Kawasan Industri Hasil Tembakau yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Adapun Kawasan Industri Smelter di Kabupaten Sumbawa Barat Tim Disperin mendapatkan arahan dan saran Direktur Perwilayahan diantaranya meminta Pejabat terkait membuat SK untuk mempercepat verifikasi IUKI Efektif, adanya bentuk dukungan dari Menteri, Gubernur dan Bupati serta Kemenperin untuk asistensi agar PT AMNT segera berkomitmen menjadi pengelola KI KSB dan Disperin NTB diminta untuk tetap mengawal masterplan Kawasan Industri plus Feasibility Study.

Teruntuk Kawasan Industri Halal yang disampaikan Tim Disperin NTB yakni syarat dan ketentuan harus mengacu Permenperin 17 Tahun 2020. Kawasan Industri Halal di NTB harus memiliki Master Plan, tercantum di Perda RTRW Kab/Kota, Kantor dan memiliki pembatas antar gedung. Kemudian Kawasan Industri Halal (KIH) bisa ditetapkan setelah disetujui oleh Kemenperin, MUI dan BPJH. Kemenperin juga mengarahkan Tim Disperin NTB untuk mengecek master plan dan pengelolaan ke MUI Pusat.

Terkait Koordinasi untuk Industri Hasil Tembakau yang bertujuan untuk memberantas cukai ilegal. Kemenperin mengarahkan untuk menyesuaikan dengan Perda RTRW, dan masterplan tim Disperin NTB.

#NTBLawanCorona
#Industrialisasi
#CintaidanBeliProdukNTB
#PertumbuhanIndustri
#IKMnaikKelas
#NTBMandiridanSejahtera
#NTBGemilang
#DariNTBuntukIndonesia
#IKMKerjaKerasIKMNaikKelas