2 Juli 2020

Dinas Perindustrian NTB

Industri Bergerak | Ekonomi Meningkat | Masyarakat Sejahtera

Kolaborasi, Kunci IKM Permesinan dan Alat Transportasi Hadapi Covid-19

Pada tanggal 28 April sd 04 Mei 2020, bertempat di CV. Ardika Teknika, jl. Keru – Sesaot km 2,1 Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, Dinas Perindustrian Provinsi NTB melalui Bidang ILMATE (Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Telematika, Elektronika, dan Aneka) melaksanakan kegiatan “Bimtek SDM Alat Transportasi Bagi IKM Terdampak Covid 19.” Kegiatan tersebut diikuti oleh 7 (tujuh) orang peserta yang berasal dari Pulau Lombok. Instruktur daerah dalam Bimtek tersebut  berjumlah 2 (dua) orang yang berasal dari CV Ardika Teknika Desa Sedau  Kabupaten Lombok Barat dan CV Cahaya Ananta Teknik Mataram.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut yaitu Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB (Nuryanti, SE, ME) didampingi oleh Kepala Bidang ILMATE dan ANEKA Dinas Perindustrian Provinsi NTB (Dra. Ely Suryani, M.Pd), Kepala SMKN 1 Lingsar Kab. lombok Barat (Drs. H. Burhan, M.Pd) serta Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB (Drs. H. Muhammad Yahya, M.Pd).

“Kehadiran wabah covid19 ini tidak harus kita ratapi, melainkan kita gunakan menjadi peluang melahirkan karya-karya. Alhamdulillah berkat motivasi dan dorongan dari pak Gubernur dan Bu Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, kita bisa membuat sendiri karya-karya misalnya APD (Alat Pelindung Diri), minyak cengkeh, minyak kayu putih, sabun mandi, dan sabun cuci piring. Semuanya di buat oleh IKM kita. Tugas kita sebagai pemerintah adalah memberi  dan memperkenalkan ke masyarakat sehingga tidak ada lagi kelangkaan barang dan semua ada substitusinya.” Ungkap Bu Yanti ketika membuka Bimtek tersebut.

Tujuan dari diselenggarakannya Bimtek ini adalah untuk meningkatkan produktifitas, pemahaman dalam pemanfaatan teknologi (pengoperasian mesin, jenis alat, pengetahuan komponen dan fungsi, proses produksi khususnya terkait kendaraan listrik) sehingga bisa meningkatkan daya saing IKM alat transportasi, terutama di tengah pandemi covid19 ini.

“Terkait alat transportasi, ada 3 seksi permesinan, alat transportasi dan telematika elektronika, yang bermitra dengan SMK untuk bisa mewujudkan hal tersebut.  Misalnya IKM kabupaten/kota harus digandeng dibawah instruktur untuk saling berkolaborasi agar bisa menciptakan rakitan sistem industri. Intinya adalah kolaborasi “tambah Kadis Perindustrian Nuryanti, SE., ME

Melalui wabah covid 19 ini kita harap bisa melakukan percepatan, tugas kita memetakan mana bahan yang masih dibeli di luar dan mana yang bisa dibeli di NTB. IKM-IKM permesinan dan alat transportasi harus melakukan kolaborasi, ada IKM yang membuat komponen X, ada IKM yang mebuat komponen Y, dan seterusnya sehinga meminimalisir persaingan tetapi menciptakan kesinambungan antar IKM. Jadi, industri itu tidak mesti berupa bangunan yang besar, tetapi diutamakan industri yang berbasis rumah tangga, yang penting ketersediaan suku cadang tercapai.

Harapannya ke depan, IKM-IKM permesinan dan alat transportasi di NTB bisa mandiri dan memiliki daya tahan, sehingga perlu melakukan berbagai tahapan. Oleh karena itu, sinergi antara Dinas Perindustrian NTB dengan OPD-OPD terkait dan IKM-IKM Permesinan dan Alat transportasi harus terus dilakukan. Dan momentum covid19 ini bisa dimanfaatkan untuk menggeliatkan IKM-IKM tersebut di Provinsi Nusa Tenggara Barat.