Dinas Perindustrian NTB secara resmi menutup pelatihan mengenai penggunaan asap cair sebagai metode pengawetan furnitur dan anyaman, yang diselenggarakan dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2024. Acara penutupan berlangsung di Hotel Mataram Square.

Dalam sambutannya, Plh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Industri (PSDI), Bapak Arifin, SH., MH, selaku ketua panitia pelaksana, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota tim dan peserta yang telah berpartisipasi dengan baik sepanjang pelatihan. Ia menekankan pentingnya penerapan teknik pengawetan ini dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Salah satu peserta pelatihan menyampaikan testimoni yang menggambarkan pengalaman positif selama kegiatan, menyoroti keseruan dan pengetahuan baru yang diperoleh, serta harapan untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam usaha masing-masing.

Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME, dalam sambutannya, menekankan bahwa produk yang dihasilkan haruslah unik dan berkualitas, agar tidak kalah saing di pasar. Ia mendorong para pengrajin untuk lebih inovatif, serta menyarankan agar peserta dapat melakukan kolaborasi bisnis dengan industri kecil menengah (IKM) lainnya. Misalnya, pengrajin dapat bekerja sama dengan industri tembakau untuk mendapatkan bahan baku asap cair, atau memperindah produk tas dengan hiasan khas agar lebih menarik.

Dinas Perindustrian NTB berkomitmen untuk membangun ekosistem industri yang mendukung produk lokal, dan mengajak masyarakat untuk lebih memilih produk dalam negeri sebagai langkah menuju kemandirian ekonomi.

Acara ditutup secara resmi, dengan harapan agar para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan berinovasi dalam setiap produk yang dihasilkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *