2 Juli 2020

Dinas Perindustrian NTB

Industri Bergerak | Ekonomi Meningkat | Masyarakat Sejahtera

Mobil Listrik Diharapkan Bisa Menjadi Ikon Pariwisata NTB

Acara penutupan kegiatan Bimtek SDM Alat Transportasi Bagi IKM Terdampak Covid 19, dihadiri oleh Kepala Dinas  Perindustrian Provinsi NTB, Ir. Nuryanti, SE., ME, didampingi Kepala Bidang ILMATE dan ANEKA Disperin Provinsi NTB dan Kepala SMKN 1 Lingsar pada Senin, 11 Mei 2020 di Keru, Lombok Barat. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perindustrian NTB menyampaikan bahwa dampak pandemi COVID-19 ini memang sangat hebat kita rasakan, namun hal tersebut tidak menghalangi teman-teman IKM NTB untuk menghasilkan sebuah terobosan besar. Terobosan besar ini salah satunya adalah mobil listrik  yang diharapkan menjadi salah satu ikon wisata Provinsi NTB. Selama seminggu kegiatan tersebut berlangsung, teman-teman IKM berhasil membuat satu mobil listrik. Ada beberapa kelebihan dan keunikan dari mobil listrik, yaitu:

1. Ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara dan suara

2. Hemat, biaya untuk berjalan sejauh 70 km tidak lebih dari Rp6.000. Sementara kendaraan no-listrik sekitar Rp35.000

3. Minim biaya perawatan karena tidak perlu tap oli setiap bulan

4. Ukuran ramping, bisa menjangkau gang-gang kecil. 

Dalam perkembangannya, menurut Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, kendaraan listrik dapat pula mendukung keberadaan event internasional Moto GP pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai salah satu sentra wisata di Provinsi NTB. Dengan desain dan spesifikasi yang tidak bising, ramah lingkungan dan berwawasan lingkungan, motor dan mobil listrik diharapkan menajdi salah satu jenis kendaraan produksi NTB yang mampu melayani tamu dan pengunjung pada saat event internasional itu digelar.

Hal ini tentunya merupakan peluang usaha yang harus dibangun oleh para IKM NTB untuk terus berani melakukan pengembangan dan inovasi kendaraan listrik ini ke depannya. Terkait dengan peralatan, teman-teman IKM dapat bekerjasama dengan STIP. STIP harus menjadi fasilitator bagi IKM untuk dapat mengembangkan ide dan inovasi terkait dengan kendaraan listrik ini. Learning by doing dalam proses pembelajaran IKM bersama pemerintah merupakan salah satu modal dasar bagi teman-teman IKM untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi untuk mendorong pengembangan produk-produk IKM NTB khususnya di sektor permesinan. (Ki).