Mataram – Memasuki hari kedua pelatihan Produksi Primer dan Sekunder Sigaret Kretek Tangan (SKT), Dinas Perindustrian NTB terus berupaya meningkatkan kompetensi para peserta dalam industri rokok. Bertempat di Hotel Mataram Square, pelatihan hari ini, Rabu, 26 Juni 2024, menghadirkan materi mendalam tentang Tembakau Iris (TIS), Sigaret Kretek Tangan (SKT), dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang disampaikan oleh Bapak Santoso Matair, seorang Tenaga Ahli Pertembakauan dari kota Malang, Jawa Timur.
Dalam sesi tersebut, Bapak Santoso memberikan pemaparan komprehensif mengenai teknik produksi dan pemanfaatan tembakau dalam pembuatan sigaret kretek tangan. Beliau menekankan pentingnya pemilihan bahan baku berkualitas dan proses produksi yang tepat untuk menghasilkan produk dengan standar tinggi.
“Pemahaman yang baik tentang proses produksi, mulai dari pemilihan tembakau hingga teknik pengirisan dan pencampuran, adalah kunci untuk menghasilkan sigaret kretek yang berkualitas dan kompetitif di pasaran,” ujar Bapak Santoso (26/6).
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, yang tidak hanya teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung di bawah bimbingan ahli. Diskusi interaktif tentang teknik produksi memberikan wawasan berharga yang dapat langsung diterapkan di lapangan.
