Mataram 17 Mei 2024 , Fungsional Pembina Industri Ahli Muda Ety Hartati sebagai perwakilan Dinas Perindustrian NTB, mengikuti kegiatan Penguatan Pengembangan Kerja Sama Perdagangan Provinsi Kalimantan Timur dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kegiatan ini bertujuan untuk Mensinergikan program kegiatan pembangunan khususnya pengelolaan potensi sumber daya dan ekonomi yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Kalimantan Timur sesuai dengan kewenangan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan, juga Mengoptimalkan pengelolaan industri berbasis sentra, perdagangan produk unggulan daerah serta pengembangan jaringan kerja sama antar daerah guna meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Diharapkan Pelaku bisnis dapat berbagi pengetahuan, teknologi, dan inovasi dengan mitra dari daerah lain. Ini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menghasilkan produk yang lebih baik.

Penguatan Pengembangan Kerja Sama Perdagangan Provinsi Kalimantan Timur dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan di Hotel Aston Inn Mataram tanggal 17 Mei 2024.

Dengan Peserta terdiri dari pelaku usaha Provinsi Kalimantan Timur berjumlah 8 orang dan pelaku usaha Provinsi Nusa Tenggara Barat berjumlah 31 orang, dan juga di tambah dari Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Paser, Dinas Perindag Kabupaten Kutai Kartanegara dan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan serta Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam laporannya kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Kalimantan Timur mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan Bisnis Maching hari ini, telah dilakukan Pra Bisnis Maching dalam bentuk Grup Diskusi WhatsApp (WA) yang bertujuan untuk melakukan inventarisasi potensi produk dan pelaku usaha yang akan melaksnakan kerja sama perdagangan sehingga pelaksanaan Bisnis Maching pada hari ini bisa lebih fokus mengarah kepada kepastian spesifikasi, harga dan pasokan/stok komoditinya.
Hasil identifikasi transaksi sementara hasil kesepakatan antara Pelaku Usaha Kalimantan Timur dengan Pelaku Usaha Nusa Tenggara Barat yaitu: 34.600.000.000

Menindaklanjuti hasil kesepakatan sementara terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha, yaitu:
Biaya logistik yang relatif mahal dari NTB ke Kaltim, dikarenakan Jalur tol laut yang langsung dari NTB ke Kaltim atau sebaliknya belum tersedia. Hal ini akan diusahakan bersama dengan kementerian perhubungan agar Tol laut NTB – Kaltim bisa terwujud .

Kegiatan ini dibuka oleh  Ibu Dra. Sri Wahyuni, M.PP Selaku Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, menyampaikan ucapan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat  yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan kunjungan ke 4 tempat pelaku usaha dan 1 pusat UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu :
Distributor Gula berada di Kota Mataram
Sentra Sapi berada di Kabupaten Lombok Tengah
Sentra Beras berada di Kabupaten Lombok Tengah
Sentra Jagung berada di Kabupaten Lombok Tengah
NTB Mall berada di Kawasan Islamic Center Kota Mataram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *