Pada Kamis, 25 April 2024, Bp. Arifin, SH, MH selaku Kabid Kerjasama, Pengawasan, Promosi, dan Investasi Industri, didampingi oleh Bahrul Helmi, SH, menghadiri ekspose laporan pendahuluan Feasibility Study (FS) Kawasan Industri Maluk yang diselenggarakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat, Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pembina Industri dari Kementerian Perindustrian, Project Manager Officer (PMO) Kawasan Industri, serta jajaran Dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Turut hadir pula konsultan yang menyusun FS Kawasan Industri Maluk. Rangkaian acara tersebut meliputi:
- Sambutan awal oleh Sekda Kabupaten Sumbawa Barat, Bapak Suhadi.
- Pemaparan dari konsultan, yang mencakup analisis terhadap:
- Aspek tata ruang dan sosial
- Aspek lingkungan dan sarana prasarana
- Aspek ekonomi dan keuangan
- Kesimpulan dari Feasibility Study.
- Bp. Arifin, SH, MH, sebagai Kabid Kerjasama dan Pengawasan, menyampaikan bahwa seharusnya FS disusun sejak awal sebelum masterplan, sesuai ketentuan pembangunan Kawasan Industri, namun karena masterplan sedang dalam tahap akhir penyusunan, keduanya dapat saling melengkapi. Beliau juga menyampaikan tentang kemajuan pembentukan pengelolaan yang sedang diupayakan, menjadi pertimbangan penting untuk keberlanjutan Kawasan Industri Maluk yang direncanakan masuk dalam RPJMN tahun 2025-2029.
- Instansi yang hadir memberikan masukan, dimulai dengan masukan dari Kementerian Perindustrian.
Selain itu, juga dilaksanakan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Kabupaten Sumbawa Barat, membahas sinkronisasi program serta pendataan Industri Kecil dan Menengah (IKM).
