Mataram, 26 Februari 2024 – Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang, bersama dengan, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kasubag umum Bapenda, dan Kabid PAD Bapenda berkunjung ke Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi dari Kabupaten Sumedang diterima langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Kemasan Produk Daerah Drs. Agus Supriyanto, Apt. Didampingi pejabat fungsional pembina industri Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini diinisiasi untuk study tiru industri hasil tembakau yang ada di Nusa Tenggara Barat. Dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang menyampaikan terimakasih atas sambuat yang begitu hangat diberikan oleh Dinas Perindustrian NTB atas kedatangannya bersama tim. Beliau menyampaikan “sesuai isi surat yang sudah kami layangkan, kedatangan kami untuk meninjau kegiatan industri tembakau di Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu daerah yang mempunyai tembakau yang berkualitas di Indonesia”.
Seperti yang kita ketahui Nusa Tenggara Barat memang menjadi daerah dengan penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Selain itu Dinas Perindustrian NTB juga memiliki desa industri yang ada di Desa Semoyang Lombok Tengah yang memiliki potensi tembakau yang begitu baik dan memiliki produk turunan hasil tembakau yang cukup banyak, mulai dari asap cair, briket, rokok kretek dan lain sebagainya.
Pejabat fungsional pembina industri Bahrul helmi SH yang hadir juga menyampaikan “selain desa industri, di NTB juga kami sudah memiliki APHT (Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau) yang sudah berjalan dari Desember 2023 lalu” tentu ini juga bisa menjadi percontohan untuk daerah lain yang memiliki lahan untuk mengembangkan hasil tembakau nya.
Kegiatan kunjungan dan Study tiru dari pemerintah daerah kabupaten Sumedang tersebut ditutup dengan poto bersama dan penyerahan cindra mata untuk Dinas Perindustrian NTB.
