22 April 2024

BPS NTB Rilis Data Peningkatan Ekonomi, Dinas Perindustrian akan terus Berkontribusi dalam Peningkatan Ekonomi NTB

Pada Tenggal 5 Februari 2024, BPS Nusa Tenggara Barat merilis data tentang Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi NTB. Kepala BPS NTB, Bapak Drs. Wahyudin, M.M. menjelaskan bahwa ada beberapa poin yang menjadi toak ukur pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Poin pertama adalah Perekonomian Nusa Tenggara Barat berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto yang berlaku selama Triwulan-IV tahun 2023 mencapai angka 43, 60 Triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan tahun 2010 menempati angka 28, 86 Trilliun.

Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa Nusa Tenggara Barat dari tahun 2022 ke 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 1.80 persen. Sedangkan pada tahap produksi terjadi pertumbuhan terbesar di raih oleh Lapangan Usaha Konstruksi yaitu sebesar 10.87 Persen. Hal ini dilihat sebagai angka dengan kenaikan signifikan bagi NTB. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 8,98 persen.

Poin penting selanjutnya adalah peningkatan Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,31 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,68 persen.

Poin terakhir yang dipaparkan adalah adalah dari Tahun 2022 ke Triwulan ke-IV pada Tahun 2023, NTB mengalami pertumbuhan sebesar 1,44 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian mengalami pertumbuhan dimana nilai tertinggi mencapai 33,14 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Impor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 25,57 persen.

Dari data tersebut, Dinas Perindustrian NTB berkomitmen untuk tetap berkontribusi terus serta berperan aktif dalam membantu mensukseskan event-event daerah. Peningkatan ini diharapkan mampu untuk memicu tingkat pertumbuhan ekonomi yang signifikan kedepan.