22 April 2024

Dinas Perindustrian NTB Sentuh Nadi Ekonomi Desa Mamben Lauk, Lombok Timur Melalui Kunjungan ke IKM

Lombok Timur (Dinas Perindustrian NTB) – Dalam rangka Jumat salam, Dinas Perindustrian Provinsi NTB mengunjungi Desa Mamben Lauk, Lombok timur. Kunjungan ke Industri Kecil Menengah (IKM) dilakukan sebagai upaya meningkatkan potensi ekonomi di tingkat lokal. (Jumat, 03/02)

Melalui pertemuan terbuka kemarin, upaya peningkatan tersebut dilakukan dengan menggali potensi, memahami proses produksi, mendengarkan berbagai masukan dan kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha di Desa Mamben Lauk. Agar dapat memberikan bantuan teknis guna mengembangkan kualitas produk IKM setempat.

Setelah melakukan kunjungan ke beberapa IKM setempat, tim Disperin NTB mendapati beberapa kendala yang dihadapi oleh para IKM. Mulai dari IKM penjahit, yang terkendala alat pendukung usahanya serta mengharapkan adanya pelatihan yang profesional. Karena selama ini mereka mempelajarinya secara otodidak.

IKM yang dikunjungi berikutnya adalah IKM anyaman pandan. IKM tersebut merupakan salah satu potensi yang ada di Desa Mamben Lauk. Keterampilan menganyam pandan diperoleh secara turun temurun dan sudah dilakukan selama puluhan tahun. Selama ini tikar anyaman dijual dalam bentuk lembaran seharga Rp50.000,-/lembar. Produk yang dihasilkan tersebut, diharapkan dapat memasuki pasaran provinsi seperti NTB Mall maupun toko oleh-oleh yang berada di daerah pariwisata.

Selanjutnya, IKM yang dikunjungi oleh tim yaitu pengrajin Suri. Suri merupakan alat pengontrol tetal benang / benang lusi dalam kain. Mayoritas di sini memproduksi sisir tersebut. Adapun tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan dalam proses pemasaran. Tim Dinas Perindustrian menyampaikan kepada IKM untuk membangun jejaring lebih luas dan memanfaatkan digital sebagai langkah maju untuk memperluas mitra / konsumen.

Setelah selesai mengunjungi pengrajin Suri, Tim beralih ke IKM jajan keluarga Ibu Nurhasanah yang sudah beroperasi sejak 2010. Usaha ini merupakan spesialis jajanan tradisional. Dinas Perindustrian NTB mendukung IKM ini dengan memberikan alat perekat untuk meningkatkan kualitas kemasan produk. Langkah ini diharapkan dapat membantu pengembangan dan daya saing IKM tradisional di daerah setempat.