25 September 2021

Koordinasi Direktorat Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan Kementerian Perindustrian dengan Disperin NTB terkait Kerajinan Lokal NTB.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB , Nuryanti, SE., ME. menerima kunjungan Direktorat Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan Kementerian Perindustrian di Ruang Kerjanya pada hari Kamis (15/04/2021). Kunjungan ini membahas tentang koordinasi kerajinan lokal di NTB.

IKM pengerajin di NTB sudah memiliki pasar tersendiri, kualitas produk produk yang dihasilkan juga sudah bagus. Namun, permasalah yang sangat mendasar dan rata rata permasalahan IKM kerajinan adalah di finishing sehingga produk yang dihasilkan dari daerah akan berubah di daerah lain baik kualitas dan label asal produk.

Masih banyaknya hasil karya IKM lokal yang dikirim setengah jadi sehingga dalam proses finishing di luar daerah menjadi permasalahan yang harus segera diselesaikan. Sehingga target ke depan produk IKM yang masih belum bisa finishing di dalam daerah akan didorong untuk bisa finishing di daerah sendiri. Seperti lontar, anyaman rotan, dan kerajinan lainnya. Ditunjang dengan alat produksi yang memadai sehingga mempermudah IKM untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Ditambah dengan penguatan tingkat ekspor keluar daerah ataupun luar negeri.

Direktorat Industri Aneka dan Kimia, Sandang dan Kerajinan Kementerian Perindustrian berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Prov. NTB, juga Disperidag Kab.Lombok Tengah serta IKM Ketak Kab. Lombok Tengah (UD. Al-Fatih & UD.Terang Terus) Dalam rangka persiapan program pembinaan terhadap IKM pada wilayah destinasi wisata mandalika, dalam hal ini IKM Kerajinan Ketak Tahun 2021.

Coordination of Ministry of Industry and NTB Provincial Industry Service on Local Craft in West Nusa Tenggara

Head of the NTB Provincial Industry Service, Nuryanti, SE., ME. received a visit from the Directorate of Assorted Industries and Chemistry, Clothing and Crafts of the Ministry of Industry in his office on Thursday (15/04/2021). This visit discussed the coordination of local crafts in NTB.

Craftsmen in West Nusa Tenggara already have their own market, the quality of the products produced is also good. However, a very basic and average problem for handicraft SMEs is finishing. So that, there will be a change of product in terms of quality and label of origin of the product.

There are still many local SME (Small Medium Enterprises) works that have been sent semi-finished so that the finishing process outside the region(NTB) becomes a problem that must be resolved immediately. Therefore, the future target for SME products that are still unable to be finished in the regions will be encouraged to be able to finish in their own regions. Such as lontar, rattan woven, and other handicrafts. Supported by adequate production equipment so as to make it easier for IKM to produce higher quality products. In addition with the strengthening of the level of exports outside the region or abroad.

Directorate of Assorted Industries and Chemistry, Clothing and Crafts of the Ministry of Industry coordinates with the Provincial Industry Office also with Disperindag Kab. Lombok Tengah and IKM Ketak Kab. Central Lombok (UD. Al-Fatih & amp; UD. Terang Terus) In order to prepare a mentoring program for IKM in the Mandalika tourist destination area. In this case, Ketak Craft IKM in 2021