United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menggelar acara Invitation 4 Advisory Board Meeting Unido Asist Un Joint Program yang berlokasi di Prime Park Hotel. (Senin, 29 Januari 2024)
Dalam hal ini Dinas perindustrian provinsi NTB yang diwakili Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dr. Aryanti Dwiyani menghadiri acara tersebut.
Acara yang dibuka oleh Hj. Lale Prayatni selaku ketua dekranasda yang diwakili oleh Ahmad Masyhuri, SH selaku KadiskopUKM menyampaikan untuk dapat terus memberikan inovasi kepada UMKM, peningkatan SDM dan Produktifitas di NTB.
Pada kegiatan ini disampaikan program peningkatan industri dan bantuan teknis untuk UMKM di empat sektor (pangan pertanian, tekstil, perhiasan, dan akuakultur) dan rencana kerja mendatang untuk tahun 2024. Merujuk pada Program bersama PBB ASSIST “Mempercepat Investasi SDGs di Indonesia yang didanai oleh Sekretariat Dana SDG”.
Dalam Program Bersama ini, UNIDO melaksanakan proyek mendorong modal menuju SDGs: Meningkatkan ketahanan, daya saing, dan akses UMKM terhadap domestik , modal asing dan campuran di Lombok, Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi percontohan.
Proyek ini bertujuan untuk berkontribusi meningkatkan akses sektor swasta lokal terhadap modal dalam negeri, asing dan campuran melalui modernisasi dan peningkatan daya saing industri lokal dan tradisional serta UMKM.
Adapun capain yang telah dicapai oleh UNIDO yakni telah berhasil mendirikan koperasi bumi nyale sejahtera yang menggunakan merk “My Nyale” disetiap produknya dan telah melakukan registrasi dengan harapan memiliki legalitas yang dapat mendukung kualitas dari UMKM seperti agreefoot, tekstik dll.
