22 April 2024

Disperin NTB Gandeng OJK dan IJK dalam Membentuk Kemitraan hingga Penguatan Daya Saing Industry

Mataram – Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Kegiatan Business Matching dengan tema “Penguatan Daya Saing Industri NTB Bersama OJK dan IJK.” Kegiatan ini dilangsungkan secara luring di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB, Mataram, dan daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Acara dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, melibatkan perwakilan Bank Indonesia, BEI, Bank NTB Syariah, Dinas Perindustrian Kabupaten/Kota se-NTB, Industri Jasa Keuangan (IJK), dan pelaku Usaha Kecil Menengah/Industri Kecil Menengah (UKM/IKM) di NTB. (14/12/2023).

Sebagai bagian dari upaya Dinas Perindustrian NTB untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, kegiatan ini bertujuan memberikan bekal wawasan dan pemahaman menghadapi kondisi perekonomian saat ini. Selain itu, disampaikan pula pengenalan aplikasi SIMANIS (Sistem Informasi Manajemen Industri) sebagai platform digital pendataan informasi dan pembiayaan bagi IKM di Provinsi NTB.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk kemitraan dan memberikan pemahaman serta pengetahuan keuangan kepada pelaku usaha industri. Diharapkan, peserta dapat membuat keputusan yang tepat dalam meningkatkan kinerja usaha mereka melalui Industri Jasa Keuangan yang diawasi oleh OJK. Salah satu upaya terkait adalah penggunaan platform digital SIMANIS yang dapat diakses melalui laman resmi.

Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME, secara resmi membuka kegiatan Business Matching ini. Dalam pembukaannya, Nuryanti menyatakan, “Dinas Perindustria dalam upaya mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat dipandang pentingnya sinergi dan kerjasama dalam penguatan perekonomian daerah antara OJK dan Pemerintah NTB.”

Pj. Gubernur NTB, yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian, H. Wirajaya Kusuma, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Business Matching. Wirajaya menyatakan, “Kami Pemerintah Provinsi NTB mendukung pelaksanaan kegiatan business matching pada pagi hari ini dalam rangka mendorong kapasitas IKM di wilayah NTB untuk dapat memenuhi persyaratan dan mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan melalui pelatihan laporan dan pengelolaan keuangan. Saya berharap dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, kita dapat meningkatkan akses keuangan di daerah dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.”

Kegiatan Business Matching ini dilanjutkan dengan diskusi panel bersama Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, dan perwakilan Kepala OJK Provinsi NTB, Muhammad Abdul Mannan. Dalam pemaparan materi, Nuryanti menjelaskan arah kebijakan sektor industri Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rencana Pengembangan Industri Provinsi (RPIP NTB) 2021-2041 mencakup enam sektor industri prioritas, termasuk industri ekonomi kreatif, industri kosmetik, farmasi herbal & alat kesehatan, industri turunan hasil pertambangan, industri pangan, industri hulu agro, dan industri permesinan, alat transportasi & energi baru terbarukan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan Dinas Perindustrian adalah aplikasi SIMANIS. Nuryanti menjelaskan, “Aplikasi SIMANIS menjadi fasilitas/platform digital yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah untuk membuat database/pemetaan IKM/UMKM di Provinsi NTB. Ini berguna untuk membantu dan memudahkan IKM/UMKM dalam mengembangkan usahanya menuju daya saing industri, yang dapat membantu dalam pembiayaan oleh lembaga perbankan dan keuangan, pembinaan peningkatan kualitas produksi, dan perluasan akses pasar.”

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi cara pengisian aplikasi SIMANIS oleh tim Dinas Perindustrian kepada peserta. Para peserta kemudian praktik langsung pengisian data usaha masing-masing dalam aplikasi SIMANIS. Selanjutnya, Muhammad Abdul Mannan memberikan materi tentang Edukasi Keuangan kepada pelaku IKM di NTB. Dalam pemaparannya, Mannan menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan sebagai strategi mencapai cita-cita dan kesuksesan. Ia juga menyoroti kebijakan investasi dan berbagai jenis aset investasi.

Dengan harapan kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, Business Matching diakhiri dengan semangat kolaborasi dan antusiasme untuk memajukan sektor industri di provinsi NTB.