22 April 2024

Momentum Peringatan Hari Ibu ke-95 – Pemerintah Daerah Kuatkan Industri Tenun Batik Sasambo

Nuryanti, SE., ME. selaku Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB dan PJ Ketua Harian Dekranasda NTB didampingi oleh Dra. Sri Irianti (Sekretaris Dinas Perindustrian Prov NTB dan Anggota Pengurus Dekranasda Prov NTB), Dr. Aryanti Dwiyani, M. Pd. (Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri sekaligus Anggota Pengurus Dekranasda) bersama Penyuluh Perindustrian Pertama Tris Setya Ariyanti, S. IP menghadiri Womenpreneurs Driving Bumigora’s Economic Growth di Gedung Serba Guna Perwakilan BI Prov NTB pada hari Kamis, 14 Desember 2023.

Pada peringatan Hari Ibu yang ke-95, masyarakat Indonesia tidak hanya merayakan keberadaan sosok ibu yang menginspirasi dan penuh kasih sayang, tetapi juga menyoroti upaya penguatan industri tenun dan batik Sasambo sebagai bagian penting dari warisan budaya dan ekonomi di NTB.

Acara peringatan yang diselenggarakan di Bank Indonesia menjadi panggung utama untuk memaparkan keunikan dan keindahan tenun dan batik Sasambo. Salah satu momen puncaknya adalah pameran tenun dan batik Sasambo yang menampilkan karya-karya terbaru dari para pengrajin lokal. Salah satu tenun asli NTB terbaru yaitu tenun/batik Mataram menjadi salah satu inovasi penenun lokal.

Tidak hanya sekadar pameran, acara ini juga menjadi wadah bagi diskusi dan pertemuan antara pelaku industri, pemerintah, dan akademisi serta pengusaha. Mereka membahas strategi untuk memperkuat rantai nilai industri tenun dan batik Sasambo, termasuk peningkatan kualitas produk, pemasaran yang lebih luas, dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda agar tradisi ini tetap lestari.

Pemerintah setempat juga berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih lanjut terhadap industri tenun dan batik Sasambo. Langkah-langkah konkret termasuk alokasi dana untuk pelatihan, pembukaan pasar ekspor baru, dan upaya pemajuan teknologi untuk mempercepat proses produksi tanpa mengurangi kualitas.

Selain aspek ekonomi, peringatan Hari Ibu kali ini juga mengangkat isu-isu kesejahteraan perempuan, terutama mereka yang berperan sebagai pengrajin tenun dan batik Sasambo. Program-program kesejahteraan seperti asuransi kesehatan, pendidikan, dan dukungan untuk peningkatan keterampilan hidup menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan komunitas ini.

Dengan semangat peringatan Hari Ibu yang penuh inspirasi dan kesetaraan, diharapkan industri tenun dan batik Sasambo akan semakin berkembang dan menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Keterlibatan semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat, diharapkan dapat menjaga dan mendorong pertumbuhan industri ini untuk generasi-generasi mendatang.