21 Februari 2024

Tangis Haru Ibu Warni Selaku Pemilik IKM Lanji Bersatu Atas Bantuan Nyata Disperin NTB

Anyaman adalah suatu teknik membuat suatu benda dengan cara menyusun atau mengikat bahan-bahan seperti serat, daun, pandan, keta atau bambu menjadi pola yang teratur. Kerajinan anyaman bisa menjadi ekspresi seni dan budaya yang khas bagi berbagai kelompok masyarakat di seluruh daerah. Hal ini juga dapat menjadi mata pencaharian bagi banyak orang, karena produk anyaman sering dicari dan dihargai.

Kerajinan pandan adalah seni membuat berbagai produk menggunakan daun pandan sebagai bahan utama. Daun pandan memiliki serat yang kuat dan fleksibel, sehingga sangat cocok untuk dijadikan bahan kerajinan tangan.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti melakukan kunjungan ke desa Darmaji Lombok Tengah untuk menemui IKM pengerajin atau anyaman dari bahan pandan, keta, dan bambu. Dalam kunjungannya Nuryanti menyampaikan apresiasinya terhadap kelompok masyarakat yang mau mendaur ulang hingga memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dijadikan karya atau inovasi yang ada nilai jualnya.

“Ini sudah bagus, baik daeri segi kerapaian anyamannya atau dari segi pilihan motifnya. Tinggal bagaimana membuat inovasi baru sesaui kebutuhan pasar dan lain sebagainya” Ujar Nuryanti (5/12).

Dalam kesempatan yang sama juga Warni selaku pemilik kelompok IKM Lanji Bersatu menyampaikan beberapa hal mulai dari awal berdiri kelompoknya hingga kendala-kendala yang dirasakan.

“Kelompok kami sudah berjalan selama 2 bulan lamanya dan setiap harinya remaja-remaja atau ibu-ibu desa tetap memproduksi anyaman sesuai dengan pesanan. Kami bisa membuat kotak tisu, tempat sendok, tempat pulpen, kotak rokok dan lain sebagainya. Namun yang menjadi hambatan yaitu dalam hal pasarnya yang belum begitu luas dan terjangkau secara besar” Ungkap Warni (5/12).

Beliau berharap dari dinas perindustrian ntb bisa memberikan pembinaan, pembekalan hingga pelatihan khsusus agar proses produksinya lebih berinovasi lagi sesuai kebutuhan konsumen yang kekinian dan juga bisa membantu menjembatani terkait pasarnya kemana saja.

Nuryanti beserta team menerima harapan tersebut dan akan melakukan pembinaan langusung hingga memberikan akses pasar seperti yang dibutuhkan.

“kami punya banyak IKM serupa yang nantinya coba kami linkan dengan mereka terkait kolaborasinya untuk menciptakan sebuah produk yang berinovasi seperti yang diharapkan, dan kami juga miliki akses terkait pasar seperti BI dan lain sebagaianya” Tutup Nuryanti.

Dari kunjungan tersebut Nuryanti langusng menguhubungi pihak Bank Indonesia NTB (BI) terkait dengan harapan Ibu Warni, dan alhamdulillahnya dari pihak BI langsung memesan Kotak Tisu dari bahan Pandan sejumlah 150 kotak. Tangis haru sekaligus bahagia sangat dirasakan oleh Bu warni dengsan sekejap Dinas Perindustrian mampu memberikan kebermanfaatn terhadap masyarakat.

“Saya sangat bersyukur dan terima kasih banyak sekali kepada Ibu Kadis, saya baru pertama kali mendapat orderan sebanyak ini langusung dari BI, saya tidak bisa menahan air mata saya ini sangat bersyukur sekali” sambil memeluk Kadisperin NTB”.