23 Februari 2024

Optimis Jadikan Sembalun Role Model Desa Greenomic, DISPERIN Siap Membangun Sinergi Bersama

“OPTIMIS Jadikan Sembalun Bumbung Role Model Desa Greenomic, DISPERIN Sinergi dengan ASASI dan Perguruan Tinggi”

Desa Greenomics merujuk pada suatu konsep atau program yang menggabungkan prinsip-prinsip ekonomi hijau dan keberlanjutan dalam pengelolaan desa atau komunitas pedesaan. Ini bisa melibatkan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat tanpa merusak lingkungan.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti, SE., ME. menghadiri sosialisasi desa Greenomic dalam rangka persiapan MoU Desa Greenomic/Desa industri bersama ASASI (Asosiasi Akademisi dan Saintis), UNRAM dan yayasan Gerak Bareng di TPQ At-Tazqiyah Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, Senin 13/11/2023.

Kegiatan ini merupakan bentuk Kolaborasi Dinas Perindustrian dengan Asasi dan Yayasan Gerak Bareng untuk memperkenalkan konsep Desa Hijau yang memiliki potensi industri dari hulu hingga hilir. Kegiatan ini dihadiri oleh penduduk lokal setempat yang berprofesi sebagai petani dan pedagang.

Pada kesempatan ini, Nuryanti memperkenalkan konsep desa industri hijau dengan satu tema tertentu. Mengingat potensi produksi bawang yang besar di sembalun, beliau memberikan gambaran industri hulu hingga hilir pengolahan bawang goreng. Dari pertemuan ini, diharapkan penduduk desa sembalun bersama gerak bareng dapat membentuk satu contoh ekosistem desa industri yang berkelanjutan, yang nantinya dapat dijadikan role model untuk memajukan perkekonomian masyarakat sembalun.

“Kita punya Sumber Daya Alam yang Melimpah, Strawbery Sembalun olah menjadi selai, sirup dan manisan. Bawang Sembalun olah menjadi bawang goreng dengan kemasan yang bagus dan masih banyak lagi potensi yang bisa kita kembangkan. Libatkan masyarakat untuk meningkatkan produksi. Pastikan kualitasnya, kemasannya dan perizinan pemasarannya. Saya optimis kita semua bisa bersinergi memajukan Desa Sembalun sebagai Role Model penerapan Desa Industri dengan Konsep Desa Hijau yang dapat memberikan multifier effect kepada masyarakat “ Ungkap Nuryanti (13/11).

Salah satu bentuk komitmen bersama, Tim Dinas Perindustrian telah beberapa kali mengadakan diskusi dengan pihak Asasi terkait program-program untuk bagaimana ekonomi berbasis Desa itu dapat digerakkan di tengah masyarakat. Pemerintah provinsi NTB sendiri dalam 5 tahun terakhir memiliki program hilirisasi atau industrialisasi dengan salah satu targetnya tidak ada hasil pertanian yang terbuang sia-sia dan dapat diminimalisirnya secara bertahap ketergantungan masyarakat terhadap produk-produk yang berasal dari luar NTB yang dimana sebenarnya bahan bakunya berasal dari NTB namun tidak dapat diolah secara optimal.

Kedepannya, Dinas perindustrian yang memiliki salah satu fokus kerja pada pengembangan IKM, mulai dari produsen bahan baku industri hingga produk hilirisasi akan berkomitmen menghubungkan setiap stakeholder yang memiliki kepentingan berasama untuk menyukseskan Sembalun sebagai Desa Greenomic hingga terciptanya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dinas Perindustrian NTB akan memberikan suport berupa pelatihan pengolahan, pengemasan produk, pengurusan izin usaha (NIB) dan standarisasi seperti PIRT, Halal dan SNI untuk membantu pemasaran produk nantinya.