5 Maret 2021

Tak Selamanya Retak

Oleh: Karang Taruna Tuhu Karya Desa Aikdewa

Wulan adalah seorang mahasiswa yang memiliki banyak ketertarikan pada jual beli online. Suatu hari dia tidak sengaja menyenggol seorang penjual gerabah keliling yang bernama Pak Saef. Kejadian itu membuatnya merasa menyesal sekaligus merasa iba pada Pak Saef. Karena hal tersebut Wulan akhirnya memutuskan untuk membantu Pak Saef dengan menawarkan dagangan Pak Saef di akun Facebook miliknya secara diam-diam. Perjuangan Wulan tidak sia-sia, setelah dia memposting dagangan tersebut, Pak Alfian selaku pengusaha properti tertarik dengan apa yang Wulan tawarkan, akhirnya Wulan menemani Pak Alfian untuk bertemu dengan Pak Saef. Setelah melewati perbincangan yang panjang, akhirnya Pak Alfian memutuskan untuk memesan gerabah setiap bulan dari Pak Saef, hal tersebut membuat Pak Saef serta istrinya senang sekaligus terharu dan dengan senang hati mengucapkan terimakasih atas tindakan yang dilakukan oleh Wulan.

Tak selamanya retak adalah film pendek yang menceritakan bagaimana anak muda zaman sekarang masih bisa diandalkan dalam hal membantu sesama, yang artinya walaupun zaman ini semakin berbeda namun tidak selamanya ada retakan atau pemisah antara kehidupan modern anak zaman sekarang dengan lingkungan sekitarnya. Tak selamanya retak juga bisa diartikan sebagai pemersatu antara generasi muda dengan generasi tua, ketika yang muda dan yang tua bekerjasama tentu bisa menciptakan sebuah mesin revolusi yang akan mendukung kebangkitan industrialisasi di NTB.

*Video kedua lomba video pendek industrilisasi di NTB

#NTBLawanCorona

#Industrialisasi

#CintaidanBeliProdukNTB

#PertumbuhanIndustri

#IKMnaikKelas

#NTBMandiridanSejahtera

#NTBGemilang

#DariNTBuntukIndonesia