4 Desember 2020

Belajar dari Kampung Logam Waru Jawa Timur, Potensi Lokal adalah Koentji

Berkunjung ke tempat yang memiliki identitas besar memang selalu menyenangkan. Kampung Logam Waru adalah salah satunya. Sentra logam nasional ini terletak di Kab. Sidoarjo Jatim. Belajar dari ahlinya, prinsip itu mengantar tim Disperin NTB berkunjung ke sana. Diterima oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Dan Industri Logam Waru (ASPILOW), Pak Teguh dan anggota. Diskusi seputar pengembangan industri logam adalah topik hangat. Pengembangan industrialisasi NTB pun tak lepas dari diskusi. “Investasi mesin cetakan untuk produksi massal peralatan logam adalah kunci. Jangan lupa perhatikan potensi lokal sebagai basis kebutuhan”, nasehat beliau. Menginisiasi Kampung Logam Waru sejak 1997 secara swadaya. Dan saat ini, lokasi tersebut menjadi salah satu sentra industri logam nasional. Perjuangan luar biasa dari orang biasa. NTB memiliki sentra logam yang sudah eksis seperti Berembeng, Getap, dan Kutaraja. Pembinaan yang intensif dengan rencana aksi yang komprehensif adalah strategi kunci. Peningkatan kapasitas SDM IKM logam dalam proses produksi menjadi tugas berikutnya. Kampung Logam Waru-Jatim adalah contoh bahwa jika sesuatu dibina dengan hati, akan memberikan bukti. Sentra logam NTB pun seharusnya bisa menjadi seperti contoh itu. Mari berbuat untuk pengembangan IKM logam NTB agar dapat memenuhi kebutuhan daerah. Sesuai standar tentunya. Menuju NTB Gemilang.