24 Mei 2024

“PKKMB UBG, Kadisperin NTB Ajak Mahasiswa Berinovasi dalam Industrialisasi”

Mataram – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti SE., ME bersama Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri H. L. Lutfi ST., MS.i sebagai narasumber di acara PKKMB (Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) Universitas Bumigora (09/09/2023).

Kegiatan yang mengangkat tema “Industrialisasi diera 4.0”. Acara tahunan tersebut atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan program yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dan merupakan kegiatan untuk memperkenalkan dan mempersiapkan para mahasiswa baru berproses menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi kelak.

Dinas Perindustrian NTB sebagai salah satu pemateri dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Kadis perindustrian dan Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri.

Nuryanti selaku Kepala Dinas, mengawali materi dari sejarah perkembangan revolusi Industri dari Industri 1.0 sampai 5.0. dan berbicara bagaimana negara-negara maju dan berkembang memanfaatkan teknologi yang sudah menjadi kebutuhan semua orang saat ini.

“Kalau berbicara 4.0 dan era saat ini tentu kita akan mengingat tentang kehidupan yang begitu mudah dan instan. Saat ini adek-adek peserta PKKMB akan menjadi pelaku kemajuan masyarakat kedepannya melalui industrialisasi yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya” jelas Nuryanti (9/9).

Beliau juga memaparkan bagaimana pentingnya anak muda sebagai generasi penerus bahkan generasi emas, tentu harus memikirkan dari sekarang pembaharuan apa yang akan diciptakan bahkan sejarah apa yang ingin di ukir. Sebab dari kampuslah lahir pemikir-pemikir handal yang mampu merubah dunia ke arah yang berkemajuan, tentunya itu semua akan dimulai dari hal kecil, dari kampus, dari daerah hingga ke nasional.

“NTB ini kaya akan anak muda yang kritis dengan jiwa berjuangnya, tentu itu harus diawali dengan hal baru yang sederhana, hingga nantinya hal tersebut bisa memukau publik secara luas” lanjut Nuryanti (9/9).

Dalam kesempatan yang sama, kepala bidang pembangunan sumber daya Industri sebagai pemateri diruang yang berbeda juga menyampaikan hal yang sama tentang perkembangan revolusi Industri yang terjadi dalam sejarah peradaban manusia. Selain itu beliau juga menyampaikan tentang Industri zaman sekarang yang sudah berkembang pesat dengan kemudahan teknologi yang ada tentu menjdi tantangan dan peluang bagi masyarakat khususnya mahasiswa Indonesia.

“SDM yang kita cetak melalui kampus hari ini bisa menjadikan revolusi industri 4.0 sebagai peluang dan juga menjadi tantangan untuk masa depan yang lebih baik” tutur Luthfi (9/9).

Selain itu peluang menjadi pelaku industri juga menjadi isi materi dari Kabid Lutfi, bagaimana Dinas Perindustrian menyediakan Komunitas Industri sebagai tempat berkumpulnya pelaku industri, dan idoors sebagai lembaga peningkatan industri yang bisa di akses oleh masyarakat NTB pada khususnya.

Selain itu beliau menyampaikan bahwa peserta PKKMB hari ini juga menjadi harapan untuk mengejar ketertinggalan oleh beberapa negara maju lainnya yang sudah masuk pada revolusi Industri 5.0 yang menggunakan tekhnologi yang menitikberatkan pada penerapan teknologi tinggi seperti IoT dan AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai sektor, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Tentu harapannya dalam penyampaian materi didepan mahasiswa dan para penerus estafet bangsa hari ini menjadi modal berharga untuk NTB yang lebih gemilang hingga Indonesia maju.