24 Oktober 2020

Dinas Perindustrian NTB

| Industri Bergerak |

Disperin NTB Kembangkan IKM NTB Bersama OJK

Senin, 12 Oktober 2020, Dinas Perindustrian NTB (Disperin NTB) menggelar Rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah NTB, Dinas Kominfotik NTB, dan Pihak Perbankan (Bank Indonesia, Bank BRI, Bank NTB Syariah, dan Bank Mandiri) yang bertujuan untuk mendorong Pertumbuhan IKM NTB melalui kemudahan akses pembiayaan & permodalan bagi IKM NTB melalui sistem informasi yang terintegrasi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya antara OJK dengan Dinas Perindustrian NTB bahwa akan dibangun sebuah sistem yang mempermudah IKM untuk bisa mendapatkan akses pembiayaan dan permodalan dari lembaga-lembaga perbankan.

Nuryanti, SE., ME selaku Kepala Disperin NTB menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari OJK untuk tumbuh kembang industrialisasi di Nusa Tenggara Barat. Beliau juga menyampaikan melalui sistem ini diharapkan pertumbuhan IKM dan kemandirian IKM bisa dimonitoring melalui akses ke perbankan. “Salah satu tanda bahwa IKM itu aktif dan berkembang adalah mereka bisa mengajukan kredit ke perbankan dan pembayarannya berjalan lancar. Karena sasaran Disperin NTB adalah pertumbuhan industri dengan mendorong semakin banyak pelaku industri di seluruh sektor. Dan salah satu strateginya adalah mendorong pembiayaan dan akses permodalan, “ungkap beliau.

“Di NTB, sudah banyak produk permesinan, hanya banyak yang belum tahu, siapa yang produksi, siapa yang jual, dan akses untuk data seperti itu yang belum ada. Melalui sistem ini, kita akan hubungkan IKM NTB dengan perbankan untuk akses pembiayaan dan permodalan untuk menjaga pertumbuhan IKM tersebut,” ungkap Kepala OJK NTB, Farid Faletehan dalam pertemuan tersebut.

Kepala Bidang PTIK (Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi) Diskominfotik Provinsi NTB, Yasrul, S.Kom., M.Kom menambahkan bahwa Diskominfotik mendukung upaya OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) untuk mengembangkan sistem atau aplikasi yang bertujuan untuk kemajuan daerah. Terkait sistem yang akan dibangun ke depannya, Pak Yasrul menyarankan untuk bergabung dengan NTB Mall, market place produk UMKM & IKM NTB yang diinisiasi Dinas Perdagangan Provinsi NTB yang saat ini sedang dikembangkan oleh ICSB (International Council for Small Business) NTB. Penggabungan tersebut tentunya dengan menambahkan fungsi-fungsi lain sehingga IKM bisa mengakses pembiayaan dan permodalan ke pihak perbankan.

Kerjasama ini merupakan ikhtiar bersama untuk mendorong pertumbuhan IKM NTB agar dapat menajdi batu loncatan menuju IKM naik kelas dengan tujuan akhir NTB Gemilang.