14 Juli 2024

Meningkatkan Koordinasi dan Sinkronisasi Kegiatan, DISPERIN Sambut Hangat kunjungan dari Dinas Perindag Koperasi dan UKM Provinsi Riau

Halo Sobat Industri

Pada Hari Kamis, 24 Agustus 2023, Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan dari Dinas Perindag Koperasi dan UKM Provinsi Riau. Kunjungan ini dilakukan oleh Bapak Sekretaris Dinas Rinaldi, S. E., M. Kes. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah koordinasi dan sinkronisasi kegiatan. Kunjungan ini diterima oleh Sekretaris Dinas Dra. Sri Irianti, bersama dengan Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Lalu Luthfi, S.T., M.Si, Pejabat Fungsional Pembina Industri Yana Mulyana, S.T., M.M.Innov., dan Irfana Amir, S.T., M.M.Innov., serta Bahrul Helmi, S.H., M.M.Innov. di ruangan Co-Workking Dinas Perindustrian NTB.

Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan tentang penyesuaian struktur organisasi yang mengacu pada Surat Keputusan (SK) terbaru tahun 2021, di mana semua jabatan fungsional di Dinas Perindustrian NTB menjadi pejabat fungsional pembina industri. Adanya sosialisasi dari biro organisasi mengenai perubahan ini telah diberikan kepada Dinas Perindustrian NTB, bahwa Kepala Seksi di struktur organisasi yang mengalami penyetaraan dan menjadi pejabat fungsional pembina industri.

Selanjutnya, diskusi mengenai kawasan industri di NTB pun berlangsung. Terdapat dua kawasan industri di provinsi ini, yaitu Kawasan Industri Smelter yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kawasan Industri Halal Terpadu yang bernama NTB Halal Industrial Park (NTB HIP) di Lombok Tengah. Meskipun Kawasan Industri Smelter belum beroperasi karena sedang mencari pengelola dan kerjasama terkait, juga NTB HIP yang sedang dalam proses percepatan pembangunan. NTB HIP ini telah memiliki peraturan gubernur melalui SK Tahun 2022 tentang roadmap Halal Industrial Park dan NTB HIP sedang mengusulkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). NTB HIP ini berlokasi di dekat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dengan tujuan untuk mendukung perekonomian KEK Mandalika.

Pak Sekretaris juga menanyakan tentang kondisi Industri Kecil dan Menengah (IKM) pasca pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu. Pemerintah Provinsi NTB telah melaksanakan program bantuan sosial berupa paket sembako yang terdiri dari produk-produk IKM lokal. Program ini melibatkan 500 IKM dalam penyediaan produk, dan Dinas Perindustrian membantu dalam menangani IKM yang memproduksi produk seperti minyak kelapa, hand sanitizer, dan masker. Langkah ini dinilai inovatif dan efektif, membantu penyerapan produk IKM dan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi.

Tak hanya itu, saat kunjungan tersebut, perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) NTB juga turut hadir di Dinas Perindustrian NTB. Mereka berbicara mengenai kegiatan pendataan koperasi IKM di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini merupakan hasil dari kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) dan dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 15 September hingga 16 Oktober 2023 mendatang. Selain itu, BPS juga meminta dukungan dari Dinas Perindustrian NTB sebagai narasumber dalam rapat koordinasi yang dijadwalkan pada 28 Agustus mendatang.

===========================================

Untuk informasi lain terkait Dinas Perindustrian Provinsi NTB dapat mengunjungi :

✓ Instagram : @dinas_perindustrianntb

✓ Twitter : @disperin_ntb

✓ Fanpage : dinas_perindustrianntb

✓ Youtube : Dinas Perindustrian Provinsi NTB

✓ Website : https://disperin-ntbprov.com/

✓ Tiktok : dinasperindustrianntb1

#NTBLawanCorona #Industrialisasi #CintaidanBeliProdukNTB #PertumbuhanIndustri #IKMnaikKelas #NTBMandiridanSejahtera #NTBGemilang #IndonesiaMaju #DariNTBuntukIndonesia #IKMKerjaKerasIKMNaikKelas