24 Oktober 2020

Dinas Perindustrian NTB

| Industri Bergerak |

Sosialisasi Industrialisasi Berbasis Ponpes Dan Program Mawar Emas NTB

Industrialisasi NTB adalah roh pembangunan Provinsi NTB. Implementasinya membutuhkan kerjasama seluruh pihak, tanpa terkecuali. Termasuk Dewan Takmir Masjid di NTB. Melalui ptogram Melawan Riba Melalui Ekonomi Masyarakat (MAWAR EMAS) NTB, visi industrialisasi ini dapat disinergikan dengan serasi.

Program Mawar Emas NTB secara konsep memberikan akses pembiayaan kepada jamaah masjid melalui Dewan Takmir Masjid untuk melakukan pinjaman berbasis syariah. Pinjaman sebagai basis usaha ekonomi produktif. Menggerakkan ekonomi umat, berbasis olahan komoditas dengan menggunakan permesinan buatan IKM lokal NTB.

Menyuarakan hal tersebut secara masif adalah tugas Dinas Perindustrian NTB. Secara masif, Kepala Disperin NTB, Nuryanti, SE., ME menyuarakan sinergi konzep tersebut. Berlokasi di Ponpes Al Kautsar Al Gontory Desa Aiknyambuk Kec. Aikmel Kab Lotim, konsep ini mulai digagas.

Pembentukan Kopermas Pondok sebagai badan hukum legal program ini diinisiasi dengan baik. Kopermas ini yang nantinya akan menjadi lembaga penjamin sekaligus pelaku usaha ekonomi produktif berbasis masjid di wilayah tersebut.Konsep dan rencana bisnis berbasis umat harus digagas. Akses pembiayaan dengan konsep syariah pun dibuka.

Olahan berbasis komoditas adalah wahana usaha. Berbasis permesinan tentunya. Menghilangkan riba. Revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat ekonomi. IKM NTB tumbuh dan berkembang. Berbasis syariah.Industrialisasi NTB berbasis masjid.

Itulah konsep program Mawar Emas NTB. Akses pembiayaan syarah. Berbasis usaha ekonomi produktif. Mengolah komoditas dengan mesin2 lokal NTB. Ekonomi produktif umat terbangun. IKM NTB tumbuh. Masjid menjadi pusat ekonomi. Kolaborasi yang indah untuk NTB Gemilang.