24 Oktober 2020

Dinas Perindustrian NTB

| Industri Bergerak |

Mengolah Sampah Kulit Nanas Menjadi Berkah : Diskusi Tim Disperin Bersama Aisyah Odist

Diskusi yang sehat selalu menghadirkan inovasi. Pemanfaatan sampah adalah salah satu bahan diskusi yang menarik. Salah satunya adalah sampah sisa kulit nanas. Sampah kulit nanas yang selama ini terbuang ternyata bisa menjadi bahan kain yang bernilai tinggi.

Sebuah ikhtiar mengolah sampah menjadi berkah. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Bidang Inkrea (Industri Kerajinan, Sandang, dan Kreatif) Disperin NTB, Lalu Lutfi, M.Si bersama tim berdiskusi langsung dengan Aisyah Odist, founder Bank Sampah NTB Mandiri mengenai rencana pengolahan serat kulit nanas menjadi bahan kain dan kerajinan lainnya.

Kebutuhan dan jenis mesin yang diperlukan menjadi salah satu topik yang dibahas dalam diskusi tersebut. Permesinan adalah salah satu keyword dalam visi industrialisasi NTB. Pengolahan serat kulit nanas menjadi produk inovatif dan kreatif harus dikreasikan dengan mesin yang sesuai.

Agar potensi tersebut bisa digarap dengan optimal dan memberikan nilai tambah yang berdaya saing. Inovasi adalah ruang terbuka yang bisa diakses oleh siapapun. Diskusi adalah jalannya. Bersama sang ahli tentunya. Diskusi terkait pengolahan sampah adalah ikhtiar membangun inovasi untuk menjadi berkah menuju NTB Gemilang.